MALANG KOTA, RADAR MALANG – Derbi Jawa Timur antara Arema FC dengan Persebaya pada BRI Super League 2025/2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 April mendatang. Pada leg pertama di pekan ke-13, telah berlangsung di kandang Persebaya Surabaya, tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (22/11/2025).
Sementara leg kedua berada di kandang Arema FC, tepatnya di Stadion Kanjuruhan Malang. Derbi Jawa Timur antara tim Persebaya dengan Arema menyajikan persaingan yang ketat dengan tensi permainan yang tinggi.
Leg pertama derbi Jawa Timur berakhir dengan skor imbang, yaitu 1-1. Pertandingan berlangsung dramatis, kartu merah serta gol bunuh diri mewarnai pertandingan antara Persebaya Surabaya dengan Arema FC.
Lini serang dalam sebuah permainan sepak bola ditempati oleh pemain yang bertugas di posisi depan atau sebagai penyerang. Posisi ini menjadi salah satu unsur penting dalam memperoleh maupun menciptakan gol. Posisi depan dalam permainan sepak bola dipersiapkan untuk melakukan penyerangan kepada lawan.
Arema dan Persebaya telah melewati 27 pertandingan di BRI Super League 2025-2026. Setelah melewati 27 pertandingan yang tak mudah, Persebaya menempati posisi ke-6 dengan 42 poin dan 11 kali kemenangan, sementara Arema menempati posisi ke-11 dengan 35 poin dan 9 kemenangan.
Tak lama lagi derbi Jatim antara Arema FC dan Persebaya akan segera berlangsung. Pemain-pemain yang dimiliki tim asal Jawa Timur tersebut pastinya memiliki kekuatan masing-masing untuk menghadapi satu sama lain. Sebelum itu, kulik informasi terkait perbandingan kekuatan lini serang antara Arema dan Persebaya untuk memprediksi pertandingan derbi Jatim.
Arema FC
Kembalinya pemain andalan Arema FC kini dapat memutus tren negatif dalam beberapa laga terakhir di BRI Super League, salah satunya kehadiran kembali Dalberto Luan Belo yang kerap menyumbangkan gol bagi Arema FC. Arema FC telah mencetak 38 gol dari 26 laga yang telah terlaksana.
Selama 27 pertandingan yang telah dilalui, Arema melakukan 17 kali clean sheet. Hal ini cukup membuktikan Arema telah menunjukkan sikap solidaritas serta kekompakan pemain lini belakang saat berada di lapangan dalam suatu permainan sepak bola untuk tidak ditembus pemain lawan.
Lini serang Arema FC di putaran kedua Super League cukup variatif dengan adanya Gustavo Franca, Gabriel Silva, dan Valdeci Moreira. Serta ada Joel Vinicius dan Dalberto Luan Belo. Dalberto Luan seringkali menjadi kunci keberhasilan Arema untuk mencetak gol. Dalam 27 pertandingan, Dalberto Luan hampir tampil penuh, yaitu 21 penampilan, dengan memperoleh gol tertinggi dari pemain Arema lainnya, yaitu 14 gol dan 4 assist.
Persebaya Surabaya
Meski posisi Persebaya lebih unggul dari Arema FC, kedua tim asal Jawa Timur ini memiliki jumlah gol yang sama. Persebaya dalam 27 pekan terakhir BRI Super League 2025-2026 telah meraih gol yang sama dengan tim Arema FC, yaitu 38 gol.
Persebaya sempat berada di posisi 5 besar klasemen BRI Super League, namun saat ini Persebaya tergeser di posisi ke-6, tepat di bawah Bhayangkara Presisi Lampung FC. Hingga 27 pertandingan yang telah terlaksana, Persebaya mencatatkan 20 clean sheet, sehingga menunjukkan kekompakan pemain lini belakang.
Lini serang Persebaya dipimpin oleh Bruno Moreira. Selain itu, masih ada beberapa pemain lainnya yang bertugas di lini serang, yaitu Oktafianus Fernando, Mihailo Perovic, Riyan Ardiansyah, Gali Freitas, Malik Risaldi, M. Ichas, serta Bruno Paraiba. Dari 27 pertandingan Super League, Bruno Moreira telah tampil sebanyak 23 kali. Selain itu, Bruno juga telah mencetak 9 gol serta 4 assist.
Editor : Aditya Novrian