KABUPATEN-RADAR MALANG - Langkah antisipasi dilakukan tim pelatih Arema FC jelang menghadapi Persis Solo besok (18/4). Mereka mencoba memainkan Betinho Filho dan Julian Guevara di jantung pertahanan tim. Itu akibat kondisi Hansamu Yama yang masih dalam proses pemulihan.
Sebagai informasi, pemain pinjaman dari Persija Jakarta itu sempat menjalani latihan terpisah. Dia masih mengalami nyeri di bagian kakinya akibat masalah yang didapat pada laga terakhir. Meski peluang tampil Hansamu masih cukup besar, namun tim pelatih enggan berjudi.
”Dalam dua (tiga) hari ini saya memang bermain sebagai stoper. Itu merupakan arahan dari pelatih kepala (Marcos Santos),” ujar Betinho kepada Jawa Pos Radar Malang. Dia menjabarkan, posisi tersebut bukan hal yang baru untuknya. Itu karena, sudah pernah tampil sebagai stoper saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, 10 Maret lalu.
Dirinya juga pernah dimainkan di posisi serupa saat menghadapi Persita Tangerang. Dalam laga tersebut, Betinho mendampingi Hansamu dan Julian dengan membentuk skema tiga bek. Momentum itu terjadi saat momentum tim membangun serangan.
Berdasar pengamatannya, bermain di posisi gelandang bertahan punya tugas yang lebih mudah. Menciptakan ruang kosong kepada pemain lain untuk mengirim umpan, membantu build-up dari belakang, dan menjaga serangan agar tidak tembus ke lini belakang.
Sedangkan, jika tampil sebagai bek tengah harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. ”Kalau saya bermain sebagai bek tengah tidak boleh gegabah. Kalau saya gagal (menghalau bola serangan) tim kami bisa saja kebobolan, karena hanya menyisakan penjaga gawang saja,” tambah pemain berkebangsaan brasil itu.
Berangkat dari itu, dia berupaya mempercepat adaptasi bermain sebagai stoper selama satu pekan terakhir. Tujuannya, saat mendapat kesempatan tampil di posisi itu, mampu menunjukkan performa bagus.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan, kemampuan Betinho dalam bertahan sangat membantu tim. Itu karena, dapat menjadi opsi tambahan apabila bek tengah andalan harus absen. ”Betinho dan gelandang bertahan asal Brasil lainnya punya pengalaman bermain sebagai bek tengah,” ujar nakhoda berusia 46 tahun tersebut. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo