KABUPATEN, RADAR MALANG - Dalam delapan pertemuan terakhir, Arema FC belum pernah merasakan kekalahan saat berjumpa Persis Solo. Mereka menorehkan empat kemenangan dan empat hasil imbang. Misi melanjutkan tren unbeaten itu dipastikan bakal melewati jalan terjal.
Sebab, tim berjuluk Laskar Sambernyawa sedang berada dalam tren positif. Di bawah asuhan Milomir Seslija, Persis belum pernah mengalami kekalahan dalam delapan laga. Dengan catatan tiga kali menang dan lima hasil seri. Terakhir kali klub yang identik dengan kostum merah itu mengalami kekalahan terjadi pada 31 Januari lalu.
Saat itu mereka harus mengakui keunggulan Persib Bandung. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari betapa berbahayanya Persis Solo. Menurut dia, hasil yang didapatkan mereka disebabkan amunisi baru yang didatangkan di paro musim. ”Kami melihat gaya permainan mereka jauh lebih baik karena pelatihnya tampak menemukan komposisi yang pas dari mendatangkan pemain baru,” kata dia.
Itu terlihat dari kontribusi tiga penggawa anyar Persis. Yakni Roman Papargya, Bruno Gomes, dan Dimitri. Duet Roman dan Bruno mampu menciptakan tujuh gol. Sementara Dimitri sudah mencatatkan empat assist. Melihat kondisi tersebut, Marcos bakal berupaya menjaga lini belakang Singo Edan tetap solid.
Dia ingin skema bertahan yang dijaga Johan Ahmat Farizi dll bisa lebih rapat dan bisa meredam serangan balik. Itu bertujuan untuk mengurangi potensi lawan untuk unggul terlebih dahulu. Kabar buruknya, Arema FC datang tidak dalam kekuatan maksimal. Mereka harus kehilangan Adi Satryo yang masih dalam masa pemulihan cedera.
Baca Juga: Nonton Duel Sengit Arema FC vs Semen Padang Hari Ini, Live di Indosiar dan Vidio
Juga ada Gianluca Pandeynuwu yang dilarang tampil menghadapi klub asal. Meski begitu, Marcos memastikan komposisi belakang Singo Edan masih sekuat sebelumnya. ”Beruntung, tim masih memiliki Lucas Frigeri yang tampil bagus di laga terakhir,” kata dia.
Dia menyebut penampilan moncer dari kiper bisa memengaruhi lini belakang. Membuat mereka saling percaya ketika berada di atas lapangan. Jika hal tersebut mampu dilaksanakan, Marcos yakin timnya hanya perlu fokus untuk memecah kebuntuan.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija melihat anak asuhnya sedang berada dalam semangat tinggi jelang menghadapi Singo Edan. Itu karena, mereka berupaya menjaga tren delapan pertandingan tanpa kekalahan. ”Kami ingin hasil positif ini bisa terus berjalan (saat menghadapi Arema FC),” kata dia.
Dia mengaku sudah mempersiapkan latihan khusus untuk menjaga kebugaran anak asuhnya. Dengan meningkatkan intensitas program fisik selama satu pekan ini. Menurut dia, aspek tersebut sangat krusial untuk bisa menghentikan serangan mematikan Arema FC.
Bagi Milo-sapaan akrab Milomir- kemenangan di laga nanti tidak sekadar sebuah target. Namun juga tekad untuk bisa bertahan di Super League musim depan. ”Kami akan terus berjuang mengamankan posisi (klasemen). Terlebih lagi, dua tim papan bawah memiliki jumlah poin yang berbeda jauh. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengamankan poin maksimal di laga nanti,” tandasnya. (zan/by)
Editor : A. Nugroho