KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Pemandangan tidak biasa terjadi jelang pertandingan Arema FC menghadapi Persis Solo, tadi sore (18/4). Saat sesi foto tim berlangsung, para penggawa Singo Edan membentangkan satu jersey dengan tulisan P. Oliveira. Jersey biru bernomor punggung 32 itu merupakan bentuk dukungan terhadap Pablo yang tengah mengalami permasalahan di bagian lututnya.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjabarkan kalau cedera lutut yang dialami Pablo cukup parah. Kondisi tersebut mengakibatkan penggawa Arema berkebangsaan Brasil itu harus menjalani operasi. Praktis, anak asuhnya itu tidak bisa melanjutkan kompetisi BRI Super League sampai akhir musim.
“Bagi pemain sepak bola, masalah di bagian lutut itu sangat berbahaya. Terlebih lagi, (Pablo) merasakan hal itu untuk kedua kalinya,” ujar dia.
Karena hal tersebut, elemen tim sepakat untuk memberikan penghormatan untuknya sebelum laga. Sembari mendoakan agar Pablo bisa melalui cobaan tersebut dan segera kembali pulih.
Marcos menjelaskan, Pablo merupakan sosok yang berdedikasi tinggi. Pemain berusia 30 tahun selalu menunjukkan penampilan seratus persen ketika berada di lapangan. Masalah yang menimpa anak asuhnya itu tentu membuat dirinya dan tim merasa simpati.
Selain memberikan tribute khusus kepada Pablo sebelum laga, Marcos menyebut kemenangan 2-0 atas Persis juga ditujukan untuknya. Menurut dia, hasil positif bisa menjadi penenang untuk sang pemain bahwa rekan-rekannya pantang menyerah saat tim tidak dalam kondisi bagus. (zan)
Editor : A. Nugroho