KABUPATEN, RADAR MALANG - Arema FC mendapat modal berharga jelang menghadapi dua lawan tangguh. Yakni Persib Bandung pada 24 April dan Persebaya Surabaya pada 28 April nanti. Tiga poin dari Persis Solo kemarin sore (18/4) menambah suntikan motivasi
Gol Gabriel Silva atau Gabi pada menit ke-16 kemarin sore (18/4) jadi gol pertama secara open play dalam tiga laga terakhir. Sebelumnya, Singo Edan hanya mampu mencatatkan papan skor lewat skema bola mati. Seperti memaksimalkan tendangan bebas saat melawan Persita Tangerang, 10 April lalu.
Saat melawan Malut United, 3 April lalu, gol tim terlahir dari tendangan sepak pojok Gustavo Franca. Setelah gol Gabi, laga kedua tim berjalan dengan ketat. Tidak banyak shots on target yang tercipta. Selama interval pertama, Arema FC tampil dengan formasi 4-3-3. Namun saat mulai membangun serangan, berubah jadi 3-4-3.
Pada interval kedua, membuat permainan anak asuh Marcos Santos lebih mengalir. Penggawa Singo Edan lebih percaya diri saat menguasai bola. Umpan-umpan pendek yang ditampilkan membuat skuadnya beberapa kali sukses menembus pertahanan tim Laskar Sambernyawa.
Baca Juga: Bentangkan Jersey Bernomor 32, Skuad Arema FC Beri Dukungan untuk Pablo Oliveira
Tambahan gol pada menit ke-54 pun tercipta lewat sontekan Gabi.
Gol itu mempersulit Persis Solo untuk mengejar ketertinggalan. Shots on target anak asuh Milomir Seslija pada babak kedua tidak lebih dari dua.
Kemenangan 2-0 kemarin, menjadi yang pertama untuk Singo Edan di Stadion Kanjuruhan setelah kemenangan lawan Semen Padang, 15 Februari lalu.
Setelah laga itu, Arema FC kalah dari Bali United dan bermain imbang lawan Malut United di kandang. Hasil kemarin juga jadi double clean sheet beruntun pertama Lucas Frigeri setelah Adi Satryo menciptakannya pada laga lawan Persijap dan Persija. Arema FC naik ke peringkat sembilan.
Seusai laga, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos angkat topi untuk penampilan anak asuhnya kemarin. Dia menilai, para penggawa Singo Edan mampu bermain efektif di depan gawang sekaligus solid saat bertahan. ”Para pemain tampil perform hari ini (kemarin), termasuk Gabi yang berhasil membawa tim ini meraih kemenangan dengan torehan dua golnya,” kata dia.
Dengan kemenangan kemarin, Marcos optimistis bisa meraih hasil positif di dua laga berikutnya. Menurut dia, skema bertahan dan menyerang yang baik bisa menjadi bekal untuk mengatasi perlawanan Persib dan Persebaya.
Pelatih Kepala Persis Solo Milomir Seslija menyebut Arema FC bermain tanpa celah sepanjang 90 menit. Mereka mampu bermain dengan transisi cepat dan memaksimalkan sedikitnya peluang. Itu berbanding terbalik dengan timnya yang banyak melakukan kesalahan individu.
”Kesalahan yang kami buat mengakibatkan tim kami gagal meraih kemenangan hari ini (kemarin). Seolah-olah dikalahkan diri kami sendiri,” ujar dia. Menurutnya, penggawanya lebih sedikit dalam melakukan sentuhan bola di kotak penalti. Akibat itu, mereka tidak banyak mencatatkan shot on target. (zan/gp/by)
Editor : A. Nugroho