MALANG KOTA - Tidak ada waktu bersantai bagi Dendi Santoso dan kawan-kawan setelah menjamu Persis Solo kemarin. Elemen tim harus langsung fokus menyiapkan diri untuk menghadapi dua laga big match beruntun. Menghadapi Persib Bandung pada 24 April, lalu empat hari berselang melawan Persebaya Surabaya.
Melawan kedua tim tersebut selalu berjalan tak mudah untuk Arema FC. Singo Edan tercatat belum pernah menang dalam tiga musim terakhir. Baik itu, saat bermain di kandang maupun menjalani laga away.
Statistik itu menjadi catatan tersendiri bagi Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Juru taktik asal Brasil itu menjelaskan, elemen tim harus memiliki persiapan ekstra untuk menghadapi dua tim tersebut. ”Catatan positif (di laga sebelumnya) berpotensi meningkatkan daya juang lawan dalam bertanding,” ujar nakhoda berkebangsaan Brasil tersebut.
Baca Juga: Menang 2-0 atas Persis, Arema FC Dapat Bekal Berharga Jelang Laga Lawan Persib dan Persebaya
Kondisi tersebut terlihat saat timnya menghadapi Persib dan Persebaya di putaran pertama. Pad waktu itu, Singo Edan sempat unggul terlebih dahulu. Namun, dua tim tersebut mampu membalikkan keadaan sehingga laga berakhir kalah dan seri.
Selain rekor pertandingan, Arema FC harus menghadapi dua pertandingan dengan jadwal padat. Mereka hanya memiliki waktu empat hari untuk laga away di Bandung. Setelah itu, harus bersiap menghadapi laga kandang melawan Persebaya.
”Kami akan berusaha menjaga kondisi pemain agar tetap fit dalam laga-laga krusial mendatang,” katanya. Dirinya menjelaskan, tim pelatih juga akan mempersiapkan komposisi cadangan apabila ada sejumlah pemain yang alami problem kebugaran. Marcos menyebut, kondisi seperti itu sudah sering mereka rasakan sejak paro pertama kompetisi.
Baca Juga: Bentangkan Jersey Bernomor 32, Skuad Arema FC Beri Dukungan untuk Pablo Oliveira
Marcos juga menyoroti potensi absennya pemain pilar akibat terkena akumulasi kartu kuning ataupun merah. Menurutnya, laga dengan rivalitas tinggi kerap membuat pemain mudah tersulut emosi. ”Kami harus lebih bijak dalam mengambil keputusan di lapangan. Karena ini akan berdampak ke pertandingan berikutnya, jika ada pemain yang terkena kartu,” tambah dia.
Meski dua laga tersebut cukup berat, Marcos percaya diri bisa meraih hasil positif atas Persib dan Persebaya. Kemenangan atas dua tim besar itu bisa meningkatkan moral anak asuhnya. Sekaligus mendongkrak posisi di klasemen BRI Super League.
Di tempat terpisah, penjaga gawang Arema FC Lucas Frigeri mengatakan, elemen tim harus bisa menjaga kondisi kebugaran dan fokus saat menatap laga besar. Itu karena, laga tersebut tidak hanya menguras fisik para pemain. ”Tetapi juga kondisi mental karena tingginya tensi dan intensitas laga,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho