ATLET bulu tangkis Kabupaten Malang berjuang keras dalam ajang Sirkuit Nasional 2026. Itu karena, prestasi di turnamen tersebut membuka peluang mereka menembus Pelatihan Nasional (Pelatnas). Berkaca dari hal itu, PBSI Kabupaten menerjunkan atlet yang benar-benar siap tempur di ajang tersebut.
Pelatih Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Malang Yudi Haniek Priyanto menjabarkan, karena itu tidak mengirimkan atlet debutan dalam Sirkuit Nasional. Selain itu, lawan-lawan yang dihadapi anak asuhnya juga merupakan pebulu tangkis terbaik dari masing-masing daerah. Alhasi, bukan sarana tepat untuk bereksperimen saat ini.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Toko Olahraga Bulutangkis di Malang yang Lengkap dan Harga Terjangkau
Apalagi, ajang Sirkuit Nasional menggunakan sistem poin ranking. Poin terbanyak didapatkan dari raihan hasil terbaik, seperti meraih juara pertama. ”Semakin banyak poin yang diperoleh, maka semakin besar pula peluang untuk dipanggil PB PBSI ikut Seleknas,” ujar dia.
Menurutnya, PBSI Kabupaten Malang mengirim 24 atlet untuk tampil di Sirkuit Nasional. Mulai dari kategori remaja, taruna sampai dewasa. Harapannya, peluang masuk seleknas semakin besar seiring banyaknya atlet yang berpartisipasi di ajang itu.
Baca Juga: Atlet PGSI Kabupaten Malang Gabung Peltnas, Tatap ASIAN Games
Dengan motivasi tersebut, Yudi selalu mewanti-wanti anak asuhnya agar tampil maksimal di sepanjang kejuaraan. Berusaha menjaga tekanan bertanding dan fokus selama reli panjang. ”Selain memburu kesempatan seleknas, dari ajang ini anak-anak bisa tambah jam terbang,” katanya.
Perlu diketahui, Sirkuit Nasional 2026 digelar di Surabaya. Diikuti lebih dari 1.100 atlet dari berbagai wilayah di Indonesia. Perlombaan tersebut dihelat pada 13-18 April lalu. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho