SEBANYAK 11 laga telah dilalui Winger Arema FC Gabriel Silva di BRI Super League. Selama waktu itu, dia merasakan pertandingan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia selalu berlangsung sulit. Pemain asal Brasil itu melihat, hal tersebut tidak lepas dari kualitas antar tim yang relatif seimbang.
Sebelumnya, pemain berusia 29 tahun itu sudah menghadapi tim dengan komposisi skuad dan gaya bermain yang berbeda-beda. Mulai dari tim papan atas seperti Persija Jakarta, Borneo FC Samarinda, dan Bali United. Dirinya juga pernah bermain menghadapi tim yang tengah berjuang keluar dari zona merah, seperti Madura United FC dan Semen Padang FC.
”Persaingan antar klub di Liga Indonesia sangat kompetitif, ini membuat laga tidak bisa diprediksi dengan mudah (setiap pekan),” katanya. Menurutnya, komposisi skuad masing-masing tim menjadi salah faktor mengapa situasi tersebut terjadi. Baik tim yang sedang ada di papan bawah mampu posisi atas, punya pemain lokal dan asing yang berkualitas.
Baca Juga: Panpel Arema FC Jadikan Laga Persis Simulasi sebelum Derby
Gabi menjabarkan, kondisi tersebut menuntut setiap tim tampil prima dan bagus untuk bisa mendapatkan poin penuh. Berangkat dari itu, dia secara pribadi enggan larut dari euforia saat menang. Atau terus menerus meratapi hasil minor saat merasakan kekalahan.
Meski dituntut selalu fokus, dirinya justru memandang hal itu sebagai hal positif. Baginya, dapat memicu untuk tampil lebih bersemangat menunjukkan performa yang lebih maksimal. ”Saya senang dengan liga yang seperti ini. Itu memotivasi saya untuk memberikan kontribusi lebih bersama Arema FC,” tambah dia.
Baca Juga: Bentangkan Jersey Bernomor 32, Skuad Arema FC Beri Dukungan untuk Pablo Oliveira
Sebelumnya, dia juga merasakan tantangan serupa saat bermain di kompetisi sepak bola Malaysia. Setiap pekan harus memberikan performa terbaik. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho