RADAR MALANG-Aktivitas Atlet IODI Kota Malang tidak mengalami perubahan saat ada atau tidak ada kejuaraan. Mereka berlatih dua sampai tiga kali dalam satu pekan. Biasanya, kegiatan tersebut dilakukan pada sore hari setelah pulang sekolah.
Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Malang Inchie Indrawati mengungkapkan, waktu tersebut sangat ideal bagi para atletnya. Itu karena, kebanyakan dari anggota tim masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah. Aktivitas tersebut dimulai sekitar pukul 14.00 sampai 17.00 WIB.
”Untuk durasi latihannya kami menyesuaikan dengan program. Saat akan kejuaraan akan ditingkatkan,” katanya. Setelah itu, atlet bisa meneruskan latihan atau bisa kembali ke tempat tinggal masing-masing. Tergantung program latihan yang diberikan pelatih di setiap kategori.
Karena banyak dari mereka yang berstatus pelajar, Inchie kerap memberikan saran kepada orang tua atlet untuk menjaga kebutuhan gizi. Terlebih lagi, banyak energi yang terkuras saat berlatih keras. Dirinya menekankan agar atlet mencukupi kebutuhan asupan makanan dengan baik.
”Tim pelatih juga merekomendasikan nutrisi tambahan. Berupa vitamin dan susu agar fisik mereka tetap prima,” katanya. Selama hampir dua bulan berlatih, Inchie melihat anak asuhnya mengalami perkembangan yang positif. Bahkan beberapa di antaranya mampu menunjukkan progres yang baik.
IODI Kota Malang tak latihan saat ada kejuaraan saja karena beberapa pertimbangan. Salah satunya, supaya atlet selalu dalam kondisi siap berlaga. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo