Cabor Gabsi Kota Malang Manfaatkan Kejurnas untuk Ukur Hasil Latihan Sejak Januari

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 14:34 WIB
UJI KEMAMPUAN: Sandrina Athallia Dwi Andselma (kiri) dan Rizka Hidayatulloh (tengah) sedang bertanding di BTC Bridge Open Tournament 2026 di Malang Creative Center, Kecamatan Blimbing, 12 April lalu.
UJI KEMAMPUAN: Atlet Bridge Kota Malang Sandrina Athallia Dwi Andselma (kiri) dan Rizka Hidayatulloh (tengah) sedang bertanding di BTC Bridge Open Tournament 2026 di Malang Creative Center, Kecamatan Blimbing, 12 April lalu.

 RADAR MALANG-Kejuaraan Nasional (Kenjurnas) yang diselenggarakan di Kota Malang tidak disia-siakan pengurus Gabsi Kota Malang. Cabor tersebut menurunkan 20 atlet dalam turnamen bertajuk BTC Bridge Open Tournament 2026. Dalam ajang itu, tim pelatih Gabsi Kota Malang ingin melihat kemampuan atlet setelah berlatih sejak Januari lalu.

 Ketua Harian Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kota Malang Nurul Zuriah menjabarkan, jumlah atlet yang berlaga didominasi kategori junior dan satu tim senior. Proses seleksi untuk menentukan tim terbaik yang berlaga di ajang itu melalui mekanisme ketat. Tidak hanya seleksi internal saja, melainkan juga memantau perwakilan universitas.

 Selama mengikuti kejuaraan, Nurul melihat anak asuhnya mampu menunjukkan performa maksimal. Meski harus berhadapan dengan tim senior yang punya pengalaman di level nasional maupun internasional. ”Mayoritas lawan-lawan kami adalah atlet jebolan PON. Bahkan, ada juga atlet bridge dari Singapura yang bertanding melawan kami,” ujar dia.

 Dengan level kompetisi yang sengit, Nurul merasa tim Gabsi Kota Malang diuntungkan. Pelatih bisa memantau sejauh mana perkembangan atlet saat menghadapi lawan yang punya berpengalaman. Baik itu saat melakukan serangan maupun pada waktu bertahan untuk menjaga jarak poin.

 Dalam kejuaraan tersebut, Gabsi Kota Malang mampu membawa satu medali perak dari kategori junior. Hasil tersebut akan menjadi bekal mereka untuk mempersiapkan kejuaraan besar bulan Mei mendatang. ”Bulan depan kami berencana mengikuti perlombaan tingkat nasional di Bandung dan Surabaya,” tandasnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
atlet cabor kejurnas