Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Fadly Alberto Hengga, Pemain EPA Bhayangkara FC Lakukan Tendangan Kungfu kepada Rakha Nurkholis, Berikut Dampak yang Ditimbulkan

Diva Ayu Herdianasari • Selasa, 21 April 2026 | 14:42 WIB
Momen pertandingan Bhayangkara sama Dewan United di EPA Super League 2025/2026. Bermula dari adu mulut, berujung pada aksi tendangan kungfu oleh Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara) terhadap Rakha Nurkholis (Dewa United). (Instagram @bhayangkarafc_youth)
Momen pertandingan Bhayangkara sama Dewan United di EPA Super League 2025/2026. Bermula dari adu mulut, berujung pada aksi tendangan kungfu oleh Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara) terhadap Rakha Nurkholis (Dewa United). (Instagram @bhayangkarafc_youth)

MALANG, RADAR MALANG - Pemain muda U-20 Bhayangkara, Fadly Alberto Hengga, saat pertandingan melawan Dewa United melakukan aksi tendangan kungfu kepada Rakha Nurkholis yang merupakan pemain Dewa United. Kejadian tersebut berawal dari protes gol yang dianggap offside saat laga EPA Super League U-20 2025/2026.

Laga EPA Super League 2025/2026 pekan ke-20 antara Bhayangkara FC U-20 dengan Dewa United U-20 berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Dewa United U-20. Usai pertandingan terjadi keributan yang awalnya hanya adu mulut antara dua klub hingga terjadi kekerasan.

Suasana menjadi tegang dan kacau saat pemain Bhayangkara bernama Fadly Alberto Hengga berlari kencang ke arah pemain Dewa United U-20. Fadly kemudian melakukan aksinya dengan tendangan kungfu kepada pemain lawan hingga terjatuh. Kejadian tersebut membuat suasana menjadi panas yang akhirnya menimbulkan keributan yang makin parah.

Aksi kekerasan yang dilakukan pemain muda Bhayangkara menjadi sorotan banyak pihak serta menuai respons cepat dari pihak terkait. Setelah aksi tendangan kungfu, pemain kunci Timnas U-20 Fadly Alberto Hengga resmi dicoret dari Timnas Indonesia.

Baca Juga: Perjuangan ADK setelah Mimpi Bermain di EPA U-20 Kandas

Aksi cepat Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, telah mengonfirmasi keputusan terkait pencoretan Fadly dari pemain Timnas U-20. Sumardji sebagai Ketua Badan Tim Nasional memastikan bahwa keputusan tersebut diambil tanpa menunggu waktu lama setelah kejadian terjadi.

Tak hanya itu, akibat yang timbul karena kekerasan yang dilakukan menimbulkan berbagai kerugian, yaitu sponsor utama Specs telah mengambil langkah tegas usai kejadian tersebut dengan memutus kerja sama secara sepihak. Keputusan yang terbilang besar ini telah resmi diumumkan melalui pernyataan resmi di media sosial Instagram pada Senin, 20 April 2026.

Baca Juga: Aremania Jadi Kunci Kebangkitan Performa Kiper Arema FC Lucas Frigeri

Specs merupakan brand apparel olahraga yang tergolong sebagai brand raksasa. Perusahaan ini telah menegaskan untuk menyikapi video yang beredar akibat tindakan Fadly. Dalam pernyataan resminya, Specs mengatakan tidak membenarkan tindakan yang dilakukan.

“Specs tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan prinsip fair play dalam bentuk apa pun,” tulis pernyataan resmi Specs dalam unggahan media sosial Instagram.

Untuk menindaklanjuti tindakan kekerasan pemain muda Bhayangkara FC U-20, pihak Bhayangkara FC Youth akan segera mengambil langkah tegas melalui proses disiplin internal serta melakukan tindakan pembinaan untuk menghindari hal serupa terjadi kembali. Selain itu, kasus ini juga telah dibawa ke ranah hukum. Pengumpulan bukti mulai diserahkan ke pihak berwenang untuk segera ditindaklanjuti dengan adil.

Editor : Aditya Novrian
#EPA Super League 2025/2026 #Pemain Bhayangkara FC U-20 #Fadly Alberto #tendangan kungfu #aksi kekerasan