KABUPATEN-RADAR MALANG - Lucas Frigeri dan kawan-kawan punya waktu recovery lebih panjang dibandingkan Persib Bandung jelang laga pekan ke-29 BRI Super League besok. Arema FC memiliki jeda pertandingan selama lima hari setelah lawan Persis Solo (18/4). Sedangkan Persib Bandung hanya punya waktu tiga hari saja.
Meski begitu, tim pelatih merasa keuntungan tersebut tidak memengaruhi kekuatan tuan rumah. Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menjelaskan, Persib memang memiliki waktu yang relatif pendek untuk bersiap sebelum menghadapi pertandingan Jumat (24/4). Namun, dia melihat Andrew Jung cs langsung bertolak ke Bandung seusai menjalani laga away melawan Dewa United Banten FC. Sementara Singo Edan harus melakukan perjalanan udara dan darat terlebih dahulu untuk lawan Persib.
”Kami punya perjalanan panjang untuk bisa bertanding ke Bandung, jadi saya rasa tidak ada perbedaan (dengan Persib),” ungkap Marcos. Dia menjelaskan, kondisi tersebut membuat mereka harus memutar otak agar program latihan dan recovery berjalan optimal. Dia mencontohkan kemarin, tim menggelar sesi latihan pada pagi hari. Lalu berangkat ke Jakarta pada sore hari.
Menurutnya, situasi itu menuntut waktu pemulihan yang lebih panjang dibandingkan laga kandang. Itu karena, kondisi fisik pemain terkuras selama perjalanan menuju tempat pertandingan. Timnya perlu menyediakan satu hari khusus untuk proses adaptasi sekaligus recovery sebelum menggelar official training.
Selain itu, dirinya melihat durasi recovery lawan yang singkat tidak akan mengurangi kekuatan saat bertanding. Itu karena, Persib memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Mulai dari sektor penjaga gawang sampai penyerang.
”Mereka punya banyak opsi pemain yang bisa turun untuk menghadapi kami,” tambah dia. Karena itu, nakhoda berusia 46 tahun tersebut menegaskan akan fokus menjaga kondisi pemain selama berada di Bandung. Langkah itu dilakukan agar elemen tim berada dalam level kebugaran yang seimbang dengan lawan yang akan dihadapi. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo