RADAR MALANG-Kiper Arema FC Adi Satryo harus bersabar untuk bisa kembali tampil di BRI Super League. Itu karena, penjaga gawang berusia 24 tahun itu perlu menambah waktu pemulihan selama satu pekan. Keputusan tersebut diambil supaya kondisi Adi bisa benar-benar pulih 100 persen.
Fisioterapis Arema FC Reta Arroyan menjabarkan, saat ini program pemulihan Adi masuk fase menengah. Dia sudah mulai bisa melakukan latihan kiper. Seperti menangkap bola di udara dan menepis bola. Saat menjatuhkan diri, Adi tidak merasakan adanya nyeri dan pusing di bagian kepala.
Meski pemulihan berlangsung positif, tim medis Arema FC masih belum memberikan izin untuknya kembali berlatih normal. Sebab, cedera di bagian kepala memerlukan waktu pemulihan lebih dari tiga pekan sejak pertama mengalami problem. ”Dia masih butuh waktu lagi minimal satu pekan lagi,” ujar dia.
Reta menjabarkan, prioritas tim saat ini adalah mengembalikan kondisi Adi seperti semula. Berdasar diskusi dengan tim pelatih, disepakati untuk memarkir eks penggawa PSIS Semarang tersebut lebih lama. Langkah tersebut diambil untuk menghindari risiko dia kembali mengalami masalah di bagian kepala lagi.
Sebagai informasi, pertama kali Adi mengalami problem di bagian kepala saat melawan Madura United. Setelah absen beberapa laga, dia kembali bermain melawan Malut United. Tapi, pada laga itu merasakan problem serupa.
Akibatnya, harus kembali menepi. Melewatkan pertandingan Arema FC melawan Persita Tangerang dan Persis Solo.
Musim ini, Adi total sudah enam kali tidak masuk skuad Arema FC. Satu di antaranya disebabkan problem kaki, sedangkan lima pertandingan lain karena masalah di bagian kepala. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo