Pertandingan Arema FC Melawan Persebaya Berlangsung Tanpa Aremania, Begini Alasannya  

M. Affan Fauzan • Dipublikasikan Jumat, 24 April 2026 | 16:00 WIB
HARUS BERSABAR: Aremania memberikan dukungan langsung di Stadion Kanjuruhan dalam laga BRI Super League pada pekan ke-28, 19 April. (foto: Darmono/Radar Malang)
HARUS BERSABAR: Aremania memberikan dukungan langsung di Stadion Kanjuruhan dalam laga BRI Super League pada pekan ke-28, 19 April. (foto: Darmono/Radar Malang)

 MALANG KOTA-RADAR MALANG- Big match antara Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung tanpa keberadaan penonton. Meski venue pertandingan dipindah ke Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, panitia pelaksana (Panpel) laga Arema FC menilai kebijakan itu menjadi salah satu langkah untuk memastikan keamanan pertandingan. Terlebih, pemindahan tempat pertandingan tersebut cukup mepet dengan jadwal pertandingan Selasa mendatang (28/4).

 Ketua Panitia Pelaksana Arema FC Erwin Hardiyono mengungkapkan, keputusan itu diambil berdasar pertimbangan keamanan. Mengingat laga tersebut masuk kategori high risk atau berisiko tinggi. Pihak Panpel juga diminta untuk memastikan penyelenggaraan laga berlangsung lancar dan aman. 

 Menurutnya, pertandingan kandang di luar daerah membutuhkan pengamanan ekstra. Sebab, tidak hanya keselamatan penonton di dalam stadion yang harus dijaga, tetapi juga potensi gesekan di luar area stadion. ”Melihat situasi tersebut, pertandingan nanti (Arema FC melawan Persebaya Surabaya) di Bali digelar tanpa penonton,” ujar dia.

 Menurutnya, skema tersebut sudah dilakukan sejak Derby Jatim dalam dua musim terakhir. Saat pertandingan Arema FC melawan Persebaya berlangsung tanpa penonton Panpel Arema FC tidak menemui kendala berarti musim lalu. Artinya, berjalan dengan lancar.

 Keputusan tersebut juga diambil setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Selain itu, faktor perizinan laga Singo Edan menghadapi Green Force dengan ke pihak keamanan juga cukup mepet.  Itu karena, keputusan pemindahan venue dari operator liga I League baru terbit pada Rabu lalu (22/4). ”Keputusan (bertanding tanpa penonton) kami rasa sudah cukup tepat,” tandasnya.

 Panpel Arema FC juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan suporter yang tergabung dalam Presidium Aremania. Upaya diplomasi, kedewasaan, dan komitmen nyata yang ditunjukkan menjaga kondusifitas wilayah jadi catatan moral yang sangat berharga bagi klub. ”Kami melihat kedewasaan luar biasa dari Aremania. Sangat menghargai ikhtiar mereka yang berbesar hati menerima situasi ini tanpa aksi destruktif,” tegas Erwin. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
Derby Jawa Timur arema fc vs persebaya BRI Super League 2025/2026 tanpa penonton