Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jose Mourinho Santer Dikabarkan Kembali ke Real Madrid, Mbappe Suka, Arbeloa Slow Saja

A. Nugroho • Jumat, 24 April 2026 | 10:03 WIB
KAWAKAN: Jose Mourinho dirumorkan akan kembali melatih Real Madrid musim depan.
KAWAKAN: Jose Mourinho dirumorkan akan kembali melatih Real Madrid musim depan.

RADAR MALANG - Hampir dipastikan nir gelar musim ini, Real Madrid dibanjiri banyak rumor. Selain ramainya bursa transfer pemain, kabar mengejutkan datang dari sisi kepelatihan.

El Real dikabarkan semakin dekat dengan Jose Mourinho. Pelatih eksentrik berusia 63 tahun ini digadang-gadang jadi suksesor Alvaro Arbeloa untuk mengasuh skuad Los Galacticos musim depan. 

Hal ini makin diperkuat usai sejumlah media menangkap aktivitas media sosial penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe. Striker Prancis itu kedapatan menyukai postingan berita yang menyebut kemungkinan pindahnya Mourinho ke Santiago Bernabeu.

Dalam postingan itu, pelatih Benfica ini dinilai punya kapasitas mumpuni sebagai pelatih El Real. Apalagi, Mou pernah membesut 15 kali juara Liga Champions tersebut.

Bahkan, Mou merupakan pelatih yang punya persentase kemenangan tertinggi yakni 71 persen. Jumlah itu tepat berada di bawah Carlo Ancelotti yang menjadi pelatih dengan persentase kemenangan tertinggi yakni 72 persen.

Kepelatihannya pada musim 2010 -
2013 dianggap cukup sukses. Dia mampu mempersembahkan gelar La Liga, Copa Del Rey, hingga Piala Super Spanyol.

Tak hanya itu, pelatih yang dikenal dengan strategi pragmatisnya ini juga bisa menggali kemampuan terbaik bintang mereka, Cristiano Ronaldo. Pada saat itu, Ronaldo berhasil menjadi goal getter andalan Real dengan torehan 168 gol (2010-2013).

Selama dilatih pelatih berjuluk The Spesial One ini, CR7 benar-benar menunjukkan insting predatornya. Kerap ditempatkan sebagai penyerang lubang, nyaris semua peluang bisa dieksekusi dengan baik oleh Ronaldo.

Dengan kapasitas yang sama, bila kembali menahkodai Real Madrid, eks pelatih Chelsea ini dinilai mampu mengerek kembali kualitas Mbappe ke level tertinggi.

Musim ini, Madrid yang harus melepas Carlo Ancelotti ke Timnas Brasil mengalami turbulensi. Awalnya, mereka menunjuk Xabi Alonzo yang sukses bersama Bayern Leverkusen di Bundesliga.

Namun Xabi, yang sejatinya merupakan eks pemain Real dianggap gagal memberikan kestabilan bagi tim. Gejolak ruang ganti hingga faktor strategi yang dianggap terlalu ribet akhirnya membuat manajemen mengambil keputusan sebelum musim berganti. Mereka mendepak Xabi dan menggantinya dengan pelatih akademi mereka, Alvaro Arbeloa.

Menanggapi rumor ini, Arbeloa tampak tenang-tenang saja. Dia bahkan setengah bercanda saat ditanya soal Mbappe yang menyukai postingan yang menyebut Mourinho berpotensi melatih Real Madrid musim depan. 

"Itu tak mengusik saya, apakah dia suka Mourinho atau Julia Roberts hal itu bukanlah sesuatu yang penting dan harus dipersoalkan," kata Arbeloa dalam sebuah wawancara seperti dikutip AS. 

Namun sejak mengisi posisi pelatih Real Madrid, kursi Arbeloa tak pernah nyaman. Walau bisa kembali mencairkan suasana ruang ganti, ternyata Arbeloa tak mampu membuat Real Madrid melangkah jauh dalam turnamen yang mereka ikuti.

Di Copa Del Rey, mereka tersingkir oleh Albacete, klub dari Segunda Division. Sedangkan di Liga Champions, mereka harus tunduk oleh Bayern Munchen di babak perempat final. Kebobolan 6 gol dalam dua leg di fase tersebut bukan hal yang bisa ditolerir. 

Apalagi, performa Arbeloa di La Liga juga tak memuaskan. Hingga pekan 32, mereka tertinggal 9 poin dari Barcelona sebagai pemuncak klasemen. Kendati belum tertutup total, namun peluang El Real menyalip rivalnya itu sangatlah kecil. Hanya menyisakan 6 pertandingan, Real Madrid dinilai hampir pasti tak akan mendapatkan gelar musim ini. (rm)

Editor : A. Nugroho
#Arbeloa #jose mourinho #real madrid #Pelatih #mbappe