RADAR MALANG-Rencana Hapkido Kota Malang untuk ambil bagian di kejuaraan regional dalam waktu dekat dibatalkan. Pertimbangan utama dari pembatalan itu adalah kesiapan fisik atlet yang belum mencapai 100 persen. Karena hal tersebut, mereka memilih fokus untuk memaksimalkan waktu latihan rutin.
Pelatih Kepala Hapkido Kota Malang Fandy Alfian Chaniago mengatakan, tidak semua atlet yang ada di tim saat ini konsisten dalam mengikuti latihan. Itu karena, banyak dari mereka disibukkan dengan aktivitas sekolah ataupun pekerjaan. Itu juga membuat kondisi fisik mereka tidak bugar saat menjelang Porprov IX Jatim 2025 lalu.
”Kondisi itu membuat atlet banyak terhambat perkembangannya,” ujar dia. Menurutnya, program latihan jangka panjang penting bagi kebutuhan atlet. Itu karena, akan memberi efek signifikan jelang pertandingan.
Menurutnya, durasi persiapan menjadi faktor yang membedakan performa atlet. Mereka yang berlatih lebih lama memiliki keunggulan dalam fisik, teknik, hingga daya tahan saat menjalani pertandingan panjang. Serta lebih matang dalam penguasaan dasar Hapkido.
”Melihat kondisi itu, kami berupaya menjaga konsistensi latihan anak-anak,” tuturnya. Fandy menambahkan, konsistensi dan disiplin merupakan fondasi penting bagi atlet kombatan. Tujuannya, agar mencapai hasil optimal di setiap kejuaraan.
Dengan situasi seperti itu, Fandy masih belum memastikan pihaknya akan mengikuti kejuaraan di masa mendatang. Kesempatan untuk tampil di perlombaan Hapkido di Banyuwangi bulan depan dinilai masih abu-abu. Dirinya perlu melihat perkembangan atletnya dalam dua pekan ke depan untuk memastikannya. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo