BALI-RADAR MALANG – Julian Guevara dan kawan-kawan dihadapkan dengan persiapan mepet jelang pertandingan Derbi Jatim, Selasa besok (28/4). Seusai menghadapi Persib Bandung Jumat lalu (24/4), praktis Singo Edan hanya punya waktu jeda laga tiga hari. Skuad Singo Edan tak bisa memanfaatkan semua waktu itu untuk persiapan, penyebabnya pada Sabtu lalu (25/4) baru bertolak ke Bali.
Kemarin, anak asuh Marcos Santos mulai melakukan latihan lagi. Hari ini (27/4) menggelar official training di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Dibandingkan Arema FC, Green Force-julukan Persebaya-punya jeda laga sedikit lebih panjang. Itu menyusul, klub identik kostum hijau tersebut menjalani pertandingan pekan ke-29 pada Kamis (23/4). Karena itu, tak langsung bertolak ke Bali setelah menghadapi Malut United.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak menampik situasi tersebut menjadi tantangan untuk elemen tim. Itu menyusul, dituntut untuk mempunyai waktu recovery yang cepat. Saat tidak dilakukan, berpotensi memengaruhi performa.
”Melihat kondisi pemain (setelah lawan Persib) dan jeda laga, kami putuskan untuk melakukan aktivitas (latihan) ringan jelang menghadapi Persebaya,” ujar nakhoda berkebangsaan Brasil itu. Menurutnya, elemen tim tidak akan mengambil risiko dengan melakukan persiapan yang berpotensi membebani fisik. Itu karena, bisa membuat pemain mengalami problem kaki akibat over training.
Pelatih berusia 46 tahun itu menjabarkan, latihan ringan tersebut meliputi pemanasan dan peregangan otot. Tim juga berlatih dengan menggunakan bola seperti mengasah passing ataupun tendangan. Selain itu, tim pelatih juga membuat program latihan di gym untuk menunjang recovery tersebut.
”Kalau proses recovery berjalan baik, saya yakin tim akan menunjukkan performa yang bagus,” kata Marcos. Disinggung soal persiapan tactical melawan Persebaya, mantan pelatih Vila Nova FC mengatakan, elemen tim sudah mempunyai hal tersebut. Menurutnya, skema permainan tidak akan jauh berbeda dengan laga sebelumnya. Saat ada perubahan, hanya untuk mengantisipasi kelebihan lawan. (Zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo