Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Singo Edan Harus Ubah Komposisi Lini Belakang yang Berjumpa Persik Kediri

M. Affan Fauzan • Jumat, 1 Mei 2026 | 14:08 WIB
BAKAL ABSEN: Hansamu Yama Pranata menggiring bola dalam laga BRI Super League pekan ke-30 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (foto MO Arema FC for Radar Malang)
BAKAL ABSEN: Hansamu Yama Pranata menggiring bola dalam laga BRI Super League pekan ke-30 melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (foto MO Arema FC for Radar Malang)

 KABUPATEN-RADAR MALANG – Tim pelatih Arema FC Marcos Santos dituntut putar otak jelang laga melawan Persik Kediri Minggu nanti (3/5). Pelatih asal Brasil itu harus kembali meramu komposisi pemain di lini belakang. Itu menyusul, bakal kehilangan Hansamu Yama akibat akumulasi kartu kuning.

 Pemain pinjaman dari Persija Jakarta itu tercatat, mengoleksi empat kartu kuning. Akibatnya, harus absen satu laga. Dia mendapatkan kartu kuning keempat dalam laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Selasa lalu (28/4).

 Sebelumnya, Singo Edan tidak tampil dengan lini belakang yang komplet saat melawan Persebaya. Itu akibat, Julian Gueavara absen berlaga. Posisinya, digantikan gelandang bertahan tim Matheus Blade pada waktu itu.

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak menampik peran krusial Hansamu di dalam tim. Menurutnya, pemain pinjaman dari Persija Jakarta itu, mampu memberikan stabilitas di jantung pertahanan sehingga tim bisa tampil solid saat ditekan lawan. ”Dia (Hansamu) memiliki kualitas bagus karena pengalamannya bermain di level tertinggi Liga Indonesia. Meski begitu, kami yakin bisa tetap bermain bagus (saat tim harus bermain tanpa Hansamu),” ujar dia.

 Dia yakin, pemain lain yang mengisi posisi Hansamu juga akan memberikan kontribusi maksimal. Marcos mengklaim sudah punya opsi. Saat bermain dengan tiga bek, bisa memainkan Julian Guevara, Betinho Filho, dan Matheus Blade. Selain itu, pemain lokal seperti Anwar Rifai juga bisa diandalkan.

 Di tengah situasi tersebut, Marcos juga memiliki opsi lain dengan memainkan  Walisson Maia. Seperti diketahui, stoper berusia 34 tahun itu sudah masuk daftar susunan pemain (DSP) di laga terakhir melawan Persebaya. Namun, masih belum mendapatkan kesempatan berlaga.

 ”Kami masih belum memastikan (starter pengganti Hansamu). Perlu beberapa kali latihan untuk melihat perkembangan pemain,” tandasnya. Dia memastikan, tim akan memilih komposisi terbaik untuk mengisi pos lini belakang. Itu menyusul, laga ke depan tak mudah. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Arema FC vs Persik Kediri #derbi jatim #Pemain Belakang