Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cerita Atlet HBA Kota Malang Bawa Pulang Dua Medali dari Kejuaraan di Pakistan

M. Affan Fauzan • Jumat, 1 Mei 2026 | 16:00 WIB
RAIH PRESTASI: Atlet berkuda Kota Malang Aqilah Fathiyah bertanding di Pakistan-Indonesia Friendship Horseback Archery Competition 2026 di Chand Bagh Equestrian Center, Lahore, Pakistan, Minggu lalu (26/4). (Foto: HBA Kota Malang)
RAIH PRESTASI: Atlet berkuda Kota Malang Aqilah Fathiyah bertanding di Pakistan-Indonesia Friendship Horseback Archery Competition 2026 di Chand Bagh Equestrian Center, Lahore, Pakistan, Minggu lalu (26/4). (Foto: HBA Kota Malang)

 RADAR MAKANG-Prestasi  membanggakan diraih dua atlet Horseback Archery (HBA) Kota Malang. Daniel Azmi Muhammad dan Aqilah Fathiyah berhasil membawa pulang medali di ajang Pakistan-Indonesia Friendship Horseback Archery Competition 2026. Kedua atlet tersebut mendapatkan medali perak dan perunggu di kategori junior overall.

 Pelatih Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) HBA Kota Malang Aditya Nugraha menjabarkan, raihan medali dua atletnya itu didapatkan dengan susah payah. Daniel dan Aqilah harus memanah berkuda dengan suhu 41 derajat Celsius. Itu menguras fisik saat berjuang mengumpulkan poin untuk nomor Tower 110, Raid 235, dan Hunt Style.

 ”Meski mereka (para atlet) bertanding dalam cuaca yang berbeda (dibandingkan di Malang), namun torehan mereka sangat bagus. Khususnya di Tower 110 yang baru diikuti Daniel dan Aqilah,” ujar dia. Menurutnya, kalau torehan yang didapat Daniel sebanyak 184 poin di urutan kedua. Sementara Aqilah berada di bawahnya dengan mengumpulkan 135 poin.

 Selain mengikuti perlombaan, Daniel dan Aqilah juga membagikan ilmu kepada atlet dari Pakistan. Daniel saat itu berfokus untuk mensetting kuda di sana. Berbagai pengetahuan tentang menjinakkan kuda agar siap dipakai untuk pertandingan HBA. Sementara Aqilah membantu atlet perempuan Pakistan mengasah kemampuan memanah saat berada di atas kuda.

 Bagi Adit, kejuaraan tersebut tidak hanya penting untuk perkembangan kedua atletnya. Lebih jauh, tampil di kejuaraan level internasional juga bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan ranking dunia mereka di International Horseback Archery Alliance. ”Minimal atlet HBA harus bertanding dua kali di ajang internasional,” katanya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#memanah #Atlet Malang #Horseback Archery #berkuda