MALANG KOTA, RADAR MALANG - Arema FC tak selalu menang dalam empat pertemuan terakhir melawan Persik Kediri di tempat netral. Singo Edan tercatat rasakan tiga kekalahan. Pertama tumbang 0-1 saat melawan Persik Kediri di Stadion Ngurah Rai, Bali pada musim 2021/2022.
Setelah itu, kalah 2-3 dalam laga melawan Persik Kediri di Stadion PTIK Jakarta pada musim 2022/2023. Lalu, pada musim 2023/2024, Singo Edan kalah 0-1 saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Meski mempunyai statistik kurang bersahabat, manajemen Arema FC enggan risau dengan hal itu. Mereka percaya, Dalberto Luan Belo dan kawan-kawan punya kesempatan bawa pulang tiga poin.
Baca Juga: Momentum Bangkit dari Kekalahan, Calon Lawan Arema FC Juga Sedang Rasakan Inkonsisten Menang
Terlepas itu, pihak klub melihat kemenangan merupakan hal wajib didapatkan setelah laga sebelumnya. Kalah dengan skor besar saat melawan Persebaya Surabaya.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan, perubahan laga tandang di Gresik tak dilihat sebagai sebuah keuntungan. Menurutnya, Singo Edan harus menunjukkan performa terbaik untuk menang. ”Perubahan seperti ini sudah bukan hal yang baru. Jadi seharusnya tim sudah mengetahui apa solusinya (dari pemindahan venue pertandingan away),” ujar pria asal Bogor tersebut.
Baca Juga: Gelandang Arema FC Matheus Blade Rasakan Kekalahan yang Memalukan saat Derbi Jawa Timur
Menurutnya, elemen tim melakukan persiapan yang maksimal sebelum melawan Persik. Sudah mengevaluasi hasil minor pada laga pekan ke-30 beberapa waktu lalu. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang