KABUPATEN, RADAR MALANG - Kekalahan beruntun dari Persebaya Surabaya dan Persik Kediri memperpanjang catatan minor Arema FC saat hadapi derbi Jatim musim ini. Lucas Frigeri dan kawan-kawan hanya mengumpulkan enam poin dari seluruh laga melawan tim sesama Jawa Timur musim ini. Meski begitu, capaian itu masih tergolong lebih baik dibandingkan musim lalu.
Pada musim 2024/2025, Singo Edan hanya bisa meraih satu kemenangan dan satu hasil seri. Tiga poin didapat saat menaklukkan Madura United dengan skor 4-2. Kemudian hasil imbang 1-1 diraih saat berjumpa Persebaya Surabaya pada putaran kedua (selengkapnya baca grafis).
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengungkapkan, statistik tersebut tidak membuatnya puas. Targetnya musim ini, meraih hasil positif setiap kali menghadapi sesama tim Jawa Timur musim ini. ”Derbi Jatim bukan laga biasa. Kami seharusnya mendapatkan hasil lebih baik (dibandingkan sekarang),” ujar nakhoda berkebangsaan Brasil tersebut.
Menurutnya, mentalitas elemen tim saat menjalani laga bertajuk Derbi Jatim belum mencapai 100 persen. Terlebih, saat bermain pada putaran kedua kompetisi. Kondisi itu terlihat saat menghadapi Persebaya dan Persik yang berakhir nol poin.
Baca Juga: Jaga Puncak Klasemen BRI Super League, Persib Tak Mau Terpeleset di Laga Kontra Arema FC di GBLA
Berdasar pengamatannya dari dua laga tersebut, ada sejumlah faktor yang membuat timnya tidak tampil maksimal. Pertama, para pemain belum mampu menjalankan skema permainan di posisi masing-masing. Lalu, respons tim masih lambat saat mengalami kebobolan dan berakibat sulit untuk bangkit.
”Kekalahan di laga lalu memang menyakitkan bagi kami. Tetapi tim harus berbenah dan melakukan evaluasi dari hasil itu,” kata pelatih berusia 46 tahun tersebut. Menurutnya, laga Derbi Jatim harus disiapkan dengan lebih matang ke depan. Baik itu dari sisi tactical maupun mentalitas pemain.
Berangkat dari hal tersebut, dia akan terus menekankan betapa pentingnya laga berstatus derbi. Lalu, bagaimana dampaknya saat mengalami kekalahan. Kehilangan enam poin sangat merugikan Arema FC.
Apalagi Singo Edan membutuhkan poin untuk mencapai target klasemen di papan atas. Saat ini, berada di peringkat 11 mengoleksi 39 poin. Terpaut 12 poin dari tim peringkat lima.
Baca Juga: Manajemen Arema FC Tak Risau dengan Statistik Laga Melawan Persik di Tempat Netral
Senada dengan Marcos, gelandang Arema FC Matheus Blade merasa kekalahan beruntun harus dihadapi dengan baik. Menurutnya, elemen tim harus tetap fokus untuk menatap pertandingan berikutnya. Apalagi laga selanjutnya akan berlangsung di rumah sendiri.
”Tentunya, sulit menerima kekalahan di laga seperti ini (Derbi Jatim). Tapi, kami (pemain) harus bangkit dengan meraih hasil lebih baik di laga selanjutnya,” kata pemain asal Brasil. Menurutnya, upaya itu yang bisa dilakukan saat ini. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho