KABUPATEN – Sumber gol Unggul FC Malang di Pro Futsal League (PFL) tidak hanya datang dari pemain berposisi pivot dan flank saja. Penggawa tim yang bermain di sektor anchor juga mampu tampil tajam. Total, pemain di posisi tersebut telah mengumpulkan 13 gol.
Anton Cahyo menjadi anchor dengan produktivitas gol tertinggi. Dia sudah mengoleksi tujuh gol. Sementara Abdussalam berada di urutan kedua dengan mengumpulkan empat gol. Kapten Tim Ikhsani Fajar dan Ahmad Khoeron sama-sama sudah mencetak satu gol.
Asisten Pelatih Unggul FC Malang Agus Abdulrahman mengungkapkan, produktivitas gol tersebut sangat membantu tim. Beberapa kali jadi pemecah kebuntuan dan memastikan kemenangan tim. Menurutnya, tim pelatih membebaskan para pemain untuk mencetak gol saat ada kesempatan.
Contohnya, pada laga PFL Series Makassar beberapa waktu lalu. Saat melawan Halus FC, Anton dan Abdussalam masing-masing cetak empat gol. ”Selama mereka bisa dan punya kesempatan (mencetak gol), saya rasa tidak ada masalah siapa saja mencetak gol untuk tim,” ujar dia.
Agus menjabarkan, perolehan gol yang cukup tinggi juga selaras dengan perkembangan futsal modern. Saat ini, anchor tidak hanya bertugas untuk menjaga pertahanan saja. Namun juga ikut membantu tim melancarkan serangan, melalui umpan maupun tembakan langsung.
Dia menambahkan, dalam beberapa situasi Unggul FC pernah menaruh pemain anchor di lini depan. Tujuannya, agar bisa menjadi pemantul untuk mengirimkan umpan pendek. Sekaligus menahan pergerakan anchor lawan. ”Skema tersebut sempat berhasil membuahkan beberapa gol untuk kami,” tambah dia.
Agus berharap, keempat pemain tersebut tidak hanya konsisten dalam mencetak gol saja. Namun, tidak lupa dengan tugas utama menjaga pertahanan. Membantu kiper Unggul FC Malang mencatatkan clean sheet.
Dalam pertandingan mendatang, Unggul FC Malang akan menjalani PFL Series Malang. Akan melawan Pangsuma FC Kalbar dan Raybit FC.(zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo