Sebanyak 1.345 atlet taekwondo dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Indonesia Antar Klub Jawa Timur 2026. Ajang bergengsi tersebut digelar pada 1–3 Mei 2026 di GOR Indoor Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Salah satu klub yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut adalah Rhino Fighter Club Kota Malang. Klub tersebut mempersiapkan para atletnya melalui latihan intensif dan tambahan di luar jadwal reguler.
Pemilik Rhino Fighter Club sekaligus Ketua Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Kota Malang, Thomas Tri Budi Dharma mengatakan, persiapan atlet dilakukan bersama sejumlah pelatih atau sabeum, di antaranya Sabeum Amri, Sabeum Andra, Sabeum Ginting, dan Sabeum Farouq.
“Disiplin dan latihan tambahan di luar latihan reguler menjadi kunci persiapan kami. Seluruh sabeum juga terlibat langsung dalam Training Center (TC) untuk memaksimalkan kemampuan atlet,” ujar Thomas.
Kerja keras tersebut membuahkan hasil membanggakan. Rhino Fighter Club Kota Malang berhasil meraih Juara Umum 1 Kelas Prestasi dengan perolehan 15 medali emas, 9 medali perak, dan 11 medali perunggu.
Tak hanya itu, sejumlah atlet Rhino Fighter Club juga sukses menyabet gelar atlet terbaik, yakni Atlet Terbaik Kyorugi Senior Putra, Atlet Terbaik Kyorugi Putri, Atlet Terbaik Poomsae Putra, dan Atlet Terbaik Poomsae Putri.
Thomas menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim, mulai dari atlet, pelatih, hingga dukungan orang tua.
“Hasil yang indah tidak lahir dari langkah yang mudah. Kerja keras, disiplin, semangat para atlet dan pelatih, serta doa dan dukungan orang tua menjadi faktor utama keberhasilan ini,” katanya.
Ia menambahkan, kemenangan bukan hanya soal keinginan untuk menang, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi pertandingan.
“Kuncinya bukan sekadar kemauan untuk menang, tetapi kemauan untuk mempersiapkan diri agar bisa menang,” pungkasnya. (Aw)
Editor : Indra Andi