KABUPATEN-RADAR MALANG - Posisi Arema FC di klasemen BRI Super League memang belum beranjak dari peringkat 10. Namun, tambahan tiga poin saat mengalahkan PSM Makassar Sabtu lalu (9/5) membuat Walisson Maia dan kawan-kawan kini mengumpulkan 42 poin. Jumlah tersebut sekaligus melampaui raihan poin pada kompetisi musim 2023/2024 lalu.
Pada musim tersebut, Singo Edan menempati posisi 15 di klasemen BRI Liga 1. Dengan torehan 38 poin dari 34 pertandingan. Saat itu, raihan tersebut sudah cukup untuk membuat Arema FC selamat dari ancaman degradasi.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengungkapkan, torehan poin yang lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya merupakan pertanda positif. Itu karena, menunjukkan adanya perkembangan hasil dari musim ke musim. ”Jika tim selalu meraih hasil positif, pasti perolehan poin yang didapatkan akan semakin banyak,” ujar nakhoda berkebangsaan Brasil tersebut.
Hal itu terlihat dari statistik poin yang diperoleh Dendi Santoso cs pada musim ini. Arema FC sudah mengoleksi 11 kemenangan dan sembilan hasil seri. Jauh lebih banyak dibandingkan pada musim 2023/2024, yang mencatatkan 10 kali menang, delapan seri, dan rasakan 16 kekalahan.
Meski selisih poinnya tidak terlalu jauh, Marcos melihat hasil itu menunjukkan jika Arema FC selalu mampu keluar dari periode sulit. Singo Edan hanya sempat mengalami tiga kekalahan beruntun, sementara catatan tanpa kemenangan terpanjang berhenti pada laga kelima. Kondisi tersebut membuat Singo Edan tidak pernah keluar dari urutan 12 sekaligus terhindar dari zona merah musim ini.
Meski memberi apresiasi kepada kinerja tim, Marcos melihat koleksi 42 poin saat ini masih belum cukup. Menurutnya, Arema FC perlu menambah enam poin lagi untuk melampaui capaian musim 2024/2025. Pada saat itu, Singo Edan mendapat 47 poin dari 34 pertandingan.
”Setelah kemenangan (lawan PSM), kami harus memastikan tiga poin di laga tandang dan kandang terakhir musim ini,” tegas juru taktik berusia 46 tahun tersebut. Menurutnya, menang merupakan bagian dari menjaga nama besar tim. Karena itu, dia ingin anak asuhnya tak mengendur setelah berhasil mengalahkan PSM Makassar. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo