Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Cerita Winger Arema FC Gabriel Silva Mulai Rasakan Penjagaan Lawan Lebih Ketat saat Bertanding  

M. Affan Fauzan • Selasa, 12 Mei 2026 | 15:33 WIB
BERADAPTASI GAYA BERMAIN: Winger Arema FC Gabriel Silva berhasil melewati Center Back PSM Makassar Yuran Fernandes dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, pada 9 Mei. (Foto: Darmono/Radar Malang)
BERADAPTASI GAYA BERMAIN: Winger Arema FC Gabriel Silva berhasil melewati Center Back PSM Makassar Yuran Fernandes dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, pada 9 Mei. (Foto: Darmono/Radar Malang)

 RADAR MALANG-Winger Arema FC Gabriel Silva mulai mendapat perhatian khusus dari lawan-lawannya. Pemain asal Brasil tersebut merasa, kini kerap mendapatkan penjagaan ketat sampai dikawal lebih dari satu pemain dalam setiap pertandingan. Situasi itu membuat ruang geraknya tidak lagi sebebas pada awal bergabung Singo Edan.

 Pemain berusia 28 tahun itu bercerita, pada beberapa laga awal berkostum Singo Edan bisa bermain dengan leluasa. Kondisi itu memudahkannya untuk melewati lawan dengan unjuk skill atau melakukan delay bola agar rekannya bisa maju ke kotak penalti lawan. Namun, kondisi itu berubah saat dirinya berhasil mencetak dua gol ke gawang Persija Jakarta.

 ”Banyak lawan yang kini mempelajari gaya bermain saya. Mereka bahkan melakukan double marking agar saya tidak bisa melakukan cut inside,” kata eks penggawa Terengganu FC tersebut. Meski begitu, Gabi-sapaan akrab Gabriel Silva- tidak menyerah. Dia berupaya untuk terus meningkatkan kemampuannya dalam mengatasi situasi tersebut.

 Salah satu hal yang dilakukannya, melakukan adaptasi gaya bermain. Selama latihan bersama tim mengasah kecepatannya. Lalu, saat membawa bola dalam fase counter attack akan mengirim bola ke depan untuk melewati pemain lawan. Dalam beberapa kesempatan, upaya tersebut cukup membuahkan hasil.

Dalam laga melawan PSM Makassar Sabtu lalu (9/5), dia mencetak gol setelah menerima terobosan dari Matheus Blade. Selain itu, Gabi juga terus mengasah kemampuannya dalam menggiring bola. Belajar bagaimana mengontrol bola di ruang sempit saat banyak lawan menjaganya.

 Salah satu tujuannya, supaya bisa melakukan umpan kombinasi dengan rekannya. ”Dengan keberadaan rekan setim, saya bisa lebih mudah untuk mengirim umpan atau melakukan kombinasi,” tambah dia. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Arema FC #BRI Super League 2025/2026 #gabriel silva #Singo Edan