RADAR MALANG-Upaya regenerasi atlet terus dilakukan Muay Thai Kota Batu. Cabor tersebut percaya, proses itu menjadi salah satu cara untuk menjaga eksistensi. Salah satu strategi penjaringan atlet baru yang diterapkan dengan membuka kesempatan atlet dari cabang bela diri lain.
Pelatih Muay Thai Kota Batu Moch Uji Reksa Ardhana menjabarkan, pengurus membuka kesempatan atlet dari cabor bela diri lain untuk bergabung karena beberapa hal. Seperti tidak perlu mengajari atlet baru dari nol. Kondisi fisik dilihat juga jauh lebih ideal.
”Biasanya kami mendapatkan atlet dari (cabor) pencak silat, karate atau taekwondo,” ujar dia. Baru setelah bergabung dengan tim, mereka akan perlahan memberikan pelatihan khusus mengenai gerakan dasar muay thai. Mengingat olahraga asal Thailand tersebut memiliki gaya bertanding yang sedikit berbeda dari olahraga bela diri lain.
Biasanya, atlet yang direkrut berada dalam usia remaja, sekitar 15-16 tahun. Itu setara dengan siswa SMP kelas 3 atau SMA kelas 1. Dengan rentang usia tersebut, kebanyakan atlet pindahan dari cabor lain sudah memiliki kondisi fisik yang terasah.
Menurut Uji, usia tersebut cukup ideal bagi cabor Muay Thai. Itu karena, batas usia atlet untuk berlaga di Porprov Jatim berada pada usia 23 tahun. ”Kalau mulai dari usia 15 atau 16 tahun mereka bisa mengikuti setidaknya tiga kali ajang tersebut,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo