Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Antisipasi Permainan Menunggu Badai Pasifik, Arema FC Siapkan Dua Skema Bongkar Pertahanan Lawan

M. Affan Fauzan • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00 WIB
WAJIB TAJAM: Striker Arema FC Joel Vinicius (kiri) melepaskan tembakan dalam laga BRI Super League melawan PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, pada 19 Mei lalu. (foto: Darmono/Radar Malang)
WAJIB TAJAM: Striker Arema FC Joel Vinicius (kiri) melepaskan tembakan dalam laga BRI Super League melawan PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, pada 19 Mei lalu. (foto: Darmono/Radar Malang)

 KABUPATEN-RADAR MALANG- Skuad Arema FC diminta menjaga fokus sepanjang pertandingan saat menghadapi PSBS Biak nanti malam (19.00). Tim pelatih Singo Edan melihat klub berjuluk Badai Pasifik itu mengalami perubahan skema permainan dibandingkan pada putaran pertama. Dari mengandalkan penguasaan bola menjadi melakukan transisi menyerang cepat.

 ”Saat ini mereka bermain lebih menunggu. Mencari momentum yang tepat untuk melakukan serangan balik,” ujar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Menurutnya, skema tersebut sangat berbahaya apabila diabaikan. Terlebih, PSBS masih punya pemain yang mampu membobol gawang Singo Edan.

 Selain itu, dia melihat jika tidak berhasil mengantisipasinya, berpotensi membuat gawang Lucas Frigeri langsung kebobolan dari satu peluang saja. Laga Singo Edan melawan Persik Kediri beberapa waktu lalu jadi salah satu contohnya. Saat itu gawang Arema FC kebobolan lewat aksi individu Ernesto Gomez.

 Juru taktik asal Brasil itu menilai skema tersebut sangat ideal dengan komposisi pemain Badai Pasifik saat ini. Lini depan mereka, khususnya di sektor winger memiliki kecepatan di atas rata-rata. Saat berhasil merebut bola, mereka bisa langsung mengirim umpan panjang kepada winger untuk langsung menyerang ke kotak penalti Arema FC.

 Meski begitu, Marcos memastikan elemen tim sudah memiliki antisipasinya. Dalam sepekan ini, sudah melatih skema bertahan untuk berbagai skenario di lapangan. Seperti dari sisi lapangan maupun tengah.

 Latihan tersebut tidak hanya mengasah kemampuan bertahan dari wingback. Namun juga mengasah respons cepat dari tiga stoper. ”Untuk bisa mengatasi serangan cepat dari lawan, semua posisi di sektor bertahan harus kompak untuk menutup ruang gerak pemain,” tambah dia.

 Tidak hanya itu, Marcos juga menyiapkan dua skema untuk membongkar pertahanan lawan yang kemungkinan akan bermain rapat. Pertama, dengan memperkuat penguasaan bola untuk merusak organisasi pertahanan lawan. Kedua, dengan memaksimalkan skema bola mati permainan kombinasi di antara pemain lini depan. 

Dalam laga melawan PSM Makassar, cara-cara itu berbuah tiga gol. Trio pemain lini depan juga mencetak gol. Dalberto lewat titik putih, dan gol Joel Vinicius dan Gabi memanfaatkan umpan rekannya. (zan/gp)

 

Editor : Galih R Prasetyo
#arema fc vs psbs biak #BRI Super League 2025/2026 #Singo Edan