KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Skuad Arema FC diminta menjaga fokus sepanjang pertandingan saat menghadapi PSBS Biak nanti malam (19.00). Tim pelatih Singo Edan melihat klub berjuluk Badai Pasifik itu mengalami perubahan skema permainan dibandingkan pada putaran pertama. Dari mengandalkan penguasaan bola menjadi melakukan transisi menyerang cepat.
”Saat ini mereka bermain lebih menunggu. Mencari momentum yang tepat untuk melakukan serangan balik,” ujar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Menurutnya, skema tersebut sangat berbahaya apabila diabaikan. Terlebih, PSBS masih punya pemain yang mampu membobol gawang Singo Edan.
Selain itu, dia melihat jika tidak berhasil mengantisipasinya, berpotensi membuat gawang Lucas Frigeri langsung kebobolan dari satu peluang saja. Laga Singo Edan melawan Persik Kediri beberapa waktu lalu jadi salah satu contohnya. Saat itu gawang Arema FC kebobolan lewat aksi individu Ernesto Gomez.
Juru taktik asal Brasil itu menilai skema tersebut sangat ideal dengan komposisi pemain Badai Pasifik saat ini. Lini depan mereka, khususnya di sektor winger memiliki kecepatan di atas rata-rata. Saat berhasil merebut bola, mereka bisa langsung mengirim umpan panjang kepada winger untuk langsung menyerang ke kotak penalti Arema FC.
Baca Juga: Berganti Wajah Berkali-kali, Ini Evolusi Logo Arema FC dari 1987 hingga Sekarang
Meski begitu, Marcos memastikan elemen tim sudah memiliki antisipasinya. Dalam sepekan ini, sudah melatih skema bertahan untuk berbagai skenario di lapangan. Seperti dari sisi lapangan maupun tengah.
Latihan tersebut tidak hanya mengasah kemampuan bertahan dari wingback. Namun juga mengasah respons cepat dari tiga stoper. ”Untuk bisa mengatasi serangan cepat dari lawan, semua posisi di sektor bertahan harus kompak untuk menutup ruang gerak pemain,” tambah dia.
Tidak hanya itu, Marcos juga menyiapkan dua skema untuk membongkar pertahanan lawan yang kemungkinan akan bermain rapat. Pertama, dengan memperkuat penguasaan bola untuk merusak organisasi pertahanan lawan. Kedua, dengan memaksimalkan skema bola mati permainan kombinasi di antara pemain lini depan.
Baca Juga: Adi Satryo Kembali Masuk Skuad Arema FC Melawan PSBS Biak setelah Absen Enam Laga
Dalam laga melawan PSM Makassar, cara-cara itu berbuah tiga gol. Trio pemain lini depan juga mencetak gol. Dalberto lewat titik putih, dan gol Joel Vinicius dan Gabi memanfaatkan umpan rekannya.
Di tempat terpisah, fullback Arema FC Rio Fahmi menjabarkan kalau menghadapi lawan tim papan bawah dan atas tidak memiliki banyak perbedaan. Itu karena, laga Super League selalu menghadirkan kejutan. ”Karena tidak bisa diprediksi kami harus bermain dengan sungguh-sungguh dan menjalankan skema pelatih secara optimal,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho