MALANG, RADAR MALANG – Hanya berhasil membawa pulang 1 poin pada pertandingan sebelumnya di pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 melawan Persis Solo, Persebaya Surabaya bertekad memutus tren buruk di pekan ke-33.
Pertandingan melawan Persis Solo berlangsung dengan persaingan ketat hingga pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. Sejak awal pertandingan, serangan didominasi oleh tim Persebaya, namun kesulitan membobol pertahanan Laskar Sambernyawa.
Meski beberapa peluang didapat oleh kedua tim, hingga pertandingan usai skor tidak mengalami perubahan, tetap 0-0. Dalam pertandingan pekan ke-32, Persebaya dominan dalam serangannya, sementara Persis Solo tampil stabil dengan pertahanan yang sangat baik sehingga sulit dibobol Persebaya Surabaya.
Pekan ke-33, Persebaya akan menghadapi Semen Padang pada Jumat (15/5) pukul 15.30. Persebaya akan bermain tandang. Di kandang Semen Padang ini, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengatakan tim Persebaya ingin menghentikan tren buruk.
Baca Juga: Marcos Santos Siapkan Rotasi Pemain pada Laga Pekan Ke-33 Melawan PSBS Biak
Selain karena hasil imbang di pekan sebelumnya, bermain di kandang Semen Padang menjadi kesulitan bagi Persebaya. Tavares menjelaskan, terakhir kali menang di Padang pada tahun 2015 silam.
“Bermain di Padang selalu sulit. Kalau melihat sejarah, Persebaya belum pernah menang di stadion ini. Kami berharap besok bisa mengubah sejarah itu,” ungkap Tavares dikutip melalui Antaranews pada Jumat (15/5).
Melawan Semen Padang di kandangnya menjadi tantangan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Meski Semen Padang tercatat memiliki selisih poin yang cukup jauh dengan Persebaya, menurutnya tim yang bermain tanpa terikat tekanan menjadi ancaman yang sulit ditebak.
Meski tantangan yang akan dihadapi terbilang cukup besar, dengan persiapan yang dilakukan Persebaya seperti latihan menjelang pertandingan, performa Persebaya akan baik serta melatih kekompakan tim. Kekompakan setiap pemain dalam sebuah permainan sepak bola berpengaruh pada performa permainan, terlebih jika tim memiliki target meraih kemenangan.
Editor : Aditya Novrian