MALANG, RADAR MALANG - Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Malang menggelar Penataran dan Penyegaran Pelatih Basket Lisensi B, Kamis lalu (14/5). Sebanyak 62 pelatih mengikuti pembekalan selama empat hari dengan perincian satu hari sesi materi dan tiga hari praktik lapangan. Agenda tahunan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi pelatih basket di Jawa Timur.
Ketua Perbasi Kota Malang Hessy Hazniah Tamim mengungkapkan, acara tersebut dilakukan untuk mewadahi pelatih yang ingin mendapatkan ilmu basket yang lebih tinggi. Terlebih lagi, penataran dan penyegaran pelatih basket berlisensi B jarang digelar di wilayah Jawa Timur.
”Kebanyakan peserta yang mengikuti penataran dari kawasan Malang dan Jawa Timur. Namun ada beberapa peserta juga yang juga berasal dari daerah luar,” ujar dia. Berdasar pengamatannya, kebanyakan peserta berasal dari generasi muda. Sekitar usia 18 sampai 30 tahun.
Baca Juga: Cerita Muhammad Nanda Risdiyanto, Alumnus UMM yang Jadi Fisioterapis Timnas Basket Putri Indonesia
Menurutnya, keberadaan acara tersebut cukup penting untuk pelatih basket untuk masa depan. Sebab, dengan mengambil lisensi B, mereka bisa lebih aktif melatih basket tingkat SMP maupun SMA. Begitu juga saat menangani klub basket untuk bertanding di level regional sampai nasional.
Baca Juga: Unggul FC Malang Berharap Tim Kompetitor Tersandung
Selain menambah ilmu, Hessy menilai penataran lisensi B juga menjadi wadah komunikasi antar pelatih untuk berbagi pengalaman. Sekaligus mencari solusi atas berbagai tantangan yang ditemui saat melatih di lapangan. ”Kami ingin pelatih bisa mengutamakan attitude di samping ilmu mereka di dunia basket,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho