MALANG, RADAR MALANG - Kompetisi 2025/2026 menjadi musim yang bernuansa latin di skuad Arema FC. Itu karena, Singo Edan sempat mendatangkan 11 penggawa asal Amerika Selatan. Di mana empat di antaranya bergabung pada jeda paruh musim.
Dari seluruh pemain yang dimiliki Arema FC, sampai saat ini, mayoritas penggawa asing yakni 10 pemain berasal dari Brasil. Sementara satu nama berasal dari Kolombia.
Singo Edan sempat memiliki satu pemain asal Argentina yakni Ian Puleio, namun kiprahnya bersama tim tak berlanjut karena performa yang belum maksimal.
Lantas, apakah perekrutan pemain dari Brasil akan berlanjut pada musim depan? General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi masih enggan berbicara detail terkait itu. ”Kami mencari pemain asing berdasar kemampuan dan kesesuaian dengan gaya bermain. Kebetulan, musim ini pemain yang sesuai dengan skema tim dari Brasil,” Katanya.
Menurutnya, musim ini klub mencari penggawa asing dari sejumlah negara. Seperti Argentina, Kolombia, dan Bahrain. Selain itu, juga sempat memantau pemain dari dataran Eropa.
Untuk negara terakhir itu, pria yang akrab disapa Inal itu mengaku sempat hampir menandatangani kontrak dengan pemain asal Eropa Timur. Profil pemain dari wilayah tersebut sangat cocok dengan kebutuhan tim saat jeda parh musim. ”Pemain tersebut sepakat bergabung dan offering letter sudah ditandatangani. Namun dibatalkan pada menit-menit akhir karena faktor keluarga. Dia pada akhirnya bergabung ke Liga Bahrain,” ucap pria asal Bogor tersebut.
Karena situasi tersebut, Arema FC akhirnya mengalihkan perburuan pemain ke opsi lain hingga kemudian merekrut penggawa asal Brasil lagi. Meski begitu, Inal menegaskan pihaknya tidak kapok mencari pemain asing dari negara selain Brasil. Menurutnya, klub punya banyak opsi dalam mendatangkan amunisi baru. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho