KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Unggul FC Malang memiliki catatan positif saat berjumpa Raybit FC. Pada putaran pertama lalu, Adam Ahlan dan kawan-kawan sukses meraih kemenangan telak dengan skor 11-1. Hasil itu, jadi kemenangan tim terbesar saat berlaga di Pro Futsal League (PFL) Series Malang sejauh ini.
Meski begitu, Unggul FC Malang enggan merasa di atas angin dalam laga nanti sore (14.00). Anak asuh Andre Brocanelo akan memandang lawan dengan kewaspadaan penuh. Tim pelatih mengklaim klub asal Mimika tersebut mengalami perubahan permainan dalam beberapa laga terakhir.
Asisten Pelatih Unggul FC Malang Agus Abdulrahman menjabarkan, kondisi tersebut terjadi karena Raybit FC melakukan perombakan besar di jeda paro musim PFL. Mereka mengganti sejumlah staf kepelatihan sekaligus menambah amunisi anyar. Dari perubahan tersebut, permainan tim tersebut dilihat jauh lebih agresif dibandingkan sebelumnya.
Baca Juga: Dua Anchor Unggul FC Malang Catat Produktivitas Gol Tinggi di Pro Futsal League
“Berdasar analis kami, mereka memiliki kekuatan di aspek kerja sama. Itu sangat menyulitkan lawan karena mereka sangat solid dalam melancarkan serangan maupun bertahan,” ujar Agus. Berangkat dari hal itu, Unggul FC harus bisa meredam permainan cepat dari Raybit FC. Itu karena, untuk bisa menerapkan skema kolektif membutuhkan permainan dengan intensitas yang tinggi.
Selain itu, lawan yang banyak dihuni penggawa muda diprediksi bakal tampil ngotot sekalipun bermain di Malang. Semangat itu diprediksi akan menjadi andalan lawan untuk membongkar pertahanan Unggul FC.
Baca Juga: Pivot Unggul FC Malang Andres Dwi Persada Berpeluang Lampaui Gol di Pro Futsal League Musim Lalu
Karena hal itu, Agus mengingatkan kepada Ikhsani Fajar cs untuk menjaga disiplin dalam bertahan. Khususnya saat tim lawan melancarkan serangan balik cepat. ”Konsentrasi kami tidak boleh menurun apa pun kondisinya. Baik ketika sudah unggul maupun saat tertinggal,” tambah Agus.
Demi memuluskan rencana tersebut, tim pelatih Unggul FC sudah memfokuskan latihan fisik selama satu pekan terakhir. Langkah itu dinilai mampu meningkatkan stamina pemain saat menghadapi laga berdurasi panjang. Harapannya, mampu mempertahankan intensitas permainan sampai akhir laga. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho