Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Enggan Finis di Luar Posisi 10 Besar Dua Tim Berpotensi Mengkudeta Singo Edan

M. Affan Fauzan • Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:31 WIB
MAKSIMALKAN LAGA PEMUNGKAS: Hansamu Yama dan Gabriel Silva berusaha merebut bola dari pemain PSM Makassar Ananda Raehan dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.
MAKSIMALKAN LAGA PEMUNGKAS: Hansamu Yama dan Gabriel Silva berusaha merebut bola dari pemain PSM Makassar Ananda Raehan dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan.

KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG – Arema FC tidak hanya membidik memperbaiki peringkat di klasemen setelah melawan PSBS Biak, kemarin. Singo Edan juga berjuang untuk tidak turun dari peringkat 10 klasemen. Karena itu, tiga poin menjadi target utama saat melawan PSIM Jogjakarta pekan depan (22/5).

Posisi Singo Edan di klasemen bisa dibilang belum aman saat ini. Itu menyusul, tak mempunyai margin yang jauh dengan dua tim di bawah mereka. Apalagi, baik PSIM Jogjakarta dan Persik Kediri yang masih punya dua laga sisa di kompetisi. 

Laskar Mataram-julukan PSIM akan melawan Madura United dan Arema FC. Sedangkan Persik menghadapi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memastikan, penting untuk Singo Edan tidak finis di luar posisi 10 besar. Itu karena, akan menjadi catatan minor. Pada kompetisi musim 2024/2025 lalu, Singo Edan mampu akhiri musim di posisi 10.

”Kami mempunyai peluang untuk naik satu atau dua posisi di klasemen (apabila meraih kemenangan di sisa laga). Harus memaksimalkan hal itu saat ini,” ujar dia. Baginya, finis di posisi lebih baik dari musim lalu akan sedikit mengobati perjalanan tim musim ini yang berliku. Harapannya, anak asuhnya berjuang sekuat tenaga. 

Baca Juga: Upgrade Kualitas Tim Musim Depan, Arema FC: Tak Harus Pemain Asing Asal Brasil

Marcos mengungkapkan, mengakhiri musim dengan happy ending merupakan hal yang wajib dilakukan pelatih di pertandingan pemungkas. Menurutnya, itu bisa menjadi kenangan positif untuknya selama menjadi nakhoda Singo Edan musim ini. Sekaligus merupakan persembahan yang bagus di laga kandang terakhir tim.

Demi mewujudkan misi itu, juru taktik berusia 46 tahun itu akan mempersiapkan laga tersebut selayaknya partai final. Skuad Singo Edan akan memaksimalkan waktu persiapan selama lima hari dengan maksimal. ”Kami akan melakukan segalanya untuk bisa memenangkan pertandingan mendatang (lawan PSIM),” jelas dia.

Baca Juga: Meski Menang Telak atas PSBS Biak, Marcos Santos Nilai Arema FC Masih Banyak Kekurangan

Di tempat terpisah, Winger Arema FC Gabriel Silva menilai kemenangan di laga terakhir tidak hanya membantu tim memperbaiki posisi di klasemen. Namun juga bisa menjadi obat untuk Aremania yang sempat kecewa dengan performa tim dalam beberapa laga. Khususnya pada Derbi Jatim.

”Kami ingin mempersembahkan kemenangan (di laga terakhir) demi suporter Arema FC yang senantiasa mendukung kami di mana pun mereka berada,” tandasnya. Demi misi itu, elemen tim langsung fokus menghadapi PSIM setelah bermain melawan PSBS, kemarin. Singo Edan juga tidak libur lama. Satu tujuannya, supaya bisa segera menggelar sesi latihan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#di laga terakhir #lawan PSIM #Arema FC #Happy Ending