Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Statistik Away PSIM Jogjakarta  Menjanjikan, Momentum Arema FC Raih Tiga Poin

M. Affan Fauzan • Kamis, 21 Mei 2026 | 14:00 WIB
WAJIB TAMPIL PEDE: Gelandang Arema FC Gustavo Franca (kanan) mendapatkan pengawalan ketat Rifad Marasabessy dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Senin lalu (19/5). (Foto: MO Arema FC)
WAJIB TAMPIL PEDE: Gelandang Arema FC Gustavo Franca (kanan) mendapatkan pengawalan ketat Rifad Marasabessy dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Senin lalu (19/5). (Foto: MO Arema FC)

 KABUPATEN-RADAR MALANG - Kesempatan Arema FC menutup perjalanan di BRI Super League   dengan happy ending terbuka lebar. Itu karena, PSIM Jogjakarta yang akan dihadapi Jumat besok (22/5) sedang catat tren negatif saat menjalani laga away. Dalam empat pertandingan tandang terakhir, tim berjuluk Laskar Mataram itu tidak pernah merasakan kemenangan.

 Selama waktu itu, Ze Valente dan kawan-kawan meraih satu hasil seri. Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Pada pertandingan away terakhir, PSIM tumbang 0-1 saat bertandang ke kandang Persib Bandung Gelora Bandung Lautan Api.  

 Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari peluang tersebut. Menurutnya, kelemahan lawan itu akan dimaksimalkan untuk meraih tiga poin di laga pekan ke-34. ”Bermain di kandang memiliki keuntungan tersendiri. Kami sudah mengetahui atmosfer venue laga, sekaligus mendapatkan dukungan moral dari Aremania,” ujar dia.

 Berdasar pengamatannya, tim yang memiliki catatan buruk saat menjalani laga tandang cenderung menghadapi tekanan psikologis lebih besar. Kondisi tersebut, berpotensi menyulitkan lawan saat tertinggal gol terlebih dulu. Sehingga bisa jadi keuntungan bagi tim tuan rumah saat mampu unggul cepat dan menguasai jalannya laga.

 Marcos melihat, Arema FC memiliki modal positif saat bermain di Stadion Kanjuruhan besok. Dalam tiga laga terakhir bermain di kandang singa, mampu mencatatkan dua kemenangan dan catat satu hasil imbang. Ditambah lagi, bermain di hadapan pendukung sendiri juga kerap mendongkrak semangat para pemain.

 Meski begitu, juru taktik berusia 46 tahun itu mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap waspada. Dia memprediksi, tim tamu bakal tampil habis-habisan di laga pemungkas untuk menutup perjalanan musim ini dengan kemenangan. ”Bisa jadi mereka (PSIM) punya motivasi lebih tinggi dari kami saat bermain di Stadion Kanjuruhan. Karena itu, kami harus menjaga fokus dan menutup kekurangan tim dengan sebaik mungkin,” tandasnya.

 Sementara itu, Gelandang Arema FC Julian Guevara tak melihat statistik lawan sebagai hal yang menguntungkan. Menurutnya, elemen tim harus lebih bekerja keras agar bisa meraih kemenangan di kandang. Baginya PSIM Jogjakarta bukan sekadar tim promosi, karena sering menyulitkan klub-klub papan atas.

”Kami tidak boleh bermain di kandang dan menganggap pertandingan sudah milik kami. Kerja keras harus ditunjukkan di lapangan selama 90 menit,” ujar dia. Dia memastikan, elemen tim akan berjuang keras untuk menang. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Arema FC #psim jogja #BRI Super League 2025/2026 #Singo Edan