KABUPATEN-RADAR MALANG - Lini belakang Arema FC bakal memiliki tugas ganda jelang pertandingan menghadapi PSIM Jogjakarta nanti sore (15.30). Mereka tak hanya bertugas meredam serangan yang dilancarkan ujung tombak Laskar Mataram. Namun juga harus mengantisipasi ketajaman lini kedua PSIM.
Klub promosi itu memiliki dua gelandang yang kerap menjadi sumber gol tim. Di antaranya Ze Valente yang mencatatkan 11 gol dan empat assist. Kemudian Ezequiel Vidal berkontribusi mencetak delapan gol dan lima assist selama bermain 31 pertandingan.
Statistik tersebut cukup kontras jika dibandingkan dengan produktivitas gol pemain lini tengah Singo Edan. Saat ini, Gustavo Franca dan Valdeci Moreira paling sering membobol gawang lawan. Mereka mencetak empat gol. Lalu, Matheus Blade mencetak satu gol.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari situasi tersebut. Menurutnya, tim perlu memberikan perhatian khusus kepada dua pemain asing PSIM tersebut. ”Kami harus mewaspadai pemain kreatif lawan (PSIM), khususnya Valente. Kemampuan individunya selalu menyulitkan tim lawan,” ujar dia.
Berdasar pengamatannya, Valente dan Vidal memiliki kemampuan bagus dalam merancang serangan. Mampu menempatkan diri di ruang kosong untuk melakukan tembakan langsung ke gawang lawan. Selain itu, kerap melakukan aksi individu untuk membongkar pertahanan lawan.
Menurutnya, kemampuan kedua pemain itu sangat menunjang skema permainan yang diusung Laskar Mataram. Bermain dengan penguasaan bola yang kuat. Lalu, memanfaatkan transisi cepat.
Demi meredam kelebihan lawan itu, Marcos sudah menyiapkan strategi khusus. Salah satunya, dengan membatasi pergerakan Ze Valente maupun Vidal. Salah satunya, melakukan man to man marking terhadap dua pemain tersebut. ”Selain memberikan penjagaan khusus, kami bakal bermain lebih rapat jika tim tidak sedang menguasai bola,” ujar dia.
Juru taktik asal Brasil itu melihat, ruang yang sempit bisa membuat lawan kesulitan mengeluarkan kemampuan terbaik. Cara bertahan tersebut sudah tim latih selama sepekan sebelum laga. Harapannya, para penggawa Arema FC mampu mengatasi duel udara dan second ball dengan maksimal. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo