KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Pengalaman berbeda dirasakan Arkhan Fikri saat menjalani musim keempatnya bersama Arema FC. Dia mengakui kalau kompetisi 2025/2026 jauh lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Tantangan tersebut tidak hanya datang dari kondisi individu, namun juga situasi yang terjadi pada skuad Singo Edan.
Seperti diketahui, Arkhan memiliki menit bermain yang lebih sedikit musim ini. Dia baru mencatatkan 1.713 menit dari 25 pertandingan. Menurun dibandingkan musim lalu yang mencapai 2.500 menit. Kondisi tersebut terjadi setelah dirinya absen akibat mengalami problem kaki dan beberapa kali tidak tampil penuh.
Selain itu, komposisi tim yang tidak pernah full skuad juga banyak memengaruhi hasil laga di lapangan. Akibat itu, dirinya juga perlu melakukan adaptasi dengan tandem baru di lini tengah. ”Saya rasa ini musim yang paling berat, karena ada saja momen yang tidak diinginkan tetapi selalu datang,” ujar dia.
Baca Juga: Gelandang Arema FC Arkhan Fikri Tak Harus Absen Berlaga di BRI Super League akibat TC Timnas
Dia tidak memungkiri, kondisi tersebut memengaruhi kondisi fisik dan mental tim. Namun, Arkhan dan elemen tim selalu berusaha menjaga semangat supaya tak patah begitu saja. Dia berupaya bertanding setiap pekan dengan all out dan motivasi tinggi.
”Memang banyak tantangan, tetapi saya dan tim selalu melangkah ke depan. Selalu membenahi diri sendiri dan meningkatkan kemampuan di latihan,” ujar pesepak bola asal Serdang Bedagai tersebut. Menurut pemain bernomor punggung delapan itu penampilannya musim ini memberi banyak pelajaran untuknya untuk terus berkembang. Mulai dari bagaimana mengatasi berbagai hambatan. Lalu, menunjukkan performa terbaik sesuai instruksi Pelatih Kepala.
Baca Juga: Arkhan Fikri Masuk Daftar TC Timnas untuk Persiapan AFF 2026
Arkhan berharap Singo Edan raih hasil lebih baik pada kompetisi musim depan. positif. Dia percaya, Arema FC mempunyai modal untuk mewujudkan hal tersebut. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho