MALANG KOTA, RADAR MALANG – Logo Singa Bertindik yang selama ini menjadi simbol identitas Arema dan Aremania resmi didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum. Langkah tersebut menjadi kabar positif bagi publik Malang karena dinilai membuka jalan menuju penguatan legalitas identitas klub sekaligus mempererat kembali persatuan suporter Singo Edan.
Pendaftaran logo legendaris tersebut dilakukan oleh tim legal bersama manajemen Arema FC. Proses itu mendapat apresiasi dari berbagai elemen suporter karena dianggap sebagai upaya konkret menjaga aset sejarah dan identitas Arema secara resmi di mata hukum.
Baca Juga: Tak Bisa Langsung Ganti Logo Singa Bertindik, Arema FC Harus Lalui Sejumlah Tahapan
Pendaftaran Logo Masuki Tahap Proses Hukum
Koordinator Presidium Aremania Utas Ali Rifki membenarkan bahwa logo Singa Bertindik telah resmi diajukan ke DJKI. Dia mengapresiasi langkah yang diambil manajemen dan tim hukum Arema FC dalam mengawal proses tersebut.
"Terima kasih kepada Arema FC, tim legal, serta General Manager Arema FC yang sudah resmi mendaftarkan logo Singa Bertindik ke DJKI," ujar Ali Rifki dalam unggahan di Instragam pribadinya.
Menurutnya, proses administrasi dan verifikasi kini tinggal menunggu tahapan yang berlaku di DJKI. Karena itu, seluruh elemen Aremania diharapkan dapat mengawal proses tersebut secara positif dan menjaga suasana tetap kondusif.
"Semoga proses hukum atau pendaftaran yang dijalani ini lancar. Tugas kita sekarang hanyalah menunggu prosesnya dengan sabar dan saling merangkul," imbuhnya.
Simbol Sejarah dan Identitas Arek Malang
Bagi banyak pendukung Arema, Singa Bertindik bukan sekadar logo. Simbol tersebut memiliki nilai historis yang melekat kuat dengan perjalanan klub dan kultur sepak bola Malang selama puluhan tahun.
Karena itu, Ali berharap proses pendaftaran tersebut tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap identitas Arema, tetapi juga menjadi titik temu bagi seluruh elemen suporter yang selama ini memiliki semangat yang sama untuk mendukung klub kebanggaan Malang.
Baca Juga: Arema FC Tempuh Jalur Hukum, Status Logo Singa Bertindik Tunggu Legalitas Resmi
Diharapkan Jadi Pemantik Rekonsiliasi
Ali menilai, keberhasilan proses pendaftaran logo nantinya dapat menjadi momentum penting untuk membangun kembali kebersamaan di kalangan Aremania. Sebab, identitas yang sama diyakini mampu menyatukan berbagai elemen pendukung di bawah semangat Arema.
"Semoga ini bisa menjadi penyemangat kembalinya persatuan Arek Malang. Mari sebarkan kabar gembira ini," tegasnya.
Informasi mengenai pendaftaran logo Singa Bertindik juga mendapat respons positif di media sosial. Sejumlah tokoh publik dan suporter ikut menyambut baik langkah tersebut. Kini publik tinggal menunggu hasil proses yang berjalan di DJKI hingga logo ikonik tersebut memperoleh perlindungan hukum secara resmi.
Editor : Aditya Novrian