RADAR MALANG-Setelah dinyatakan lolos tahap administrasi, 12 bakal calon presidium Aremania menjalani fit and proper test pada Minggu lalu (14/6). Dalam uji kelayakan tersebut, para kandidat mendapatkan pertanyaan seputar organisasi, suporter, dan klub Arema FC. Komisi Pemilihan Aremania (KPA) membagi proses tersebut ke dalam empat sesi.
Anggota KPA Dedi Arisandi menjelaskan, pembagian sesi dilakukan untuk menyesuaikan jumlah peserta dan efektivitas waktu pelaksanaan. Setiap sesi diikuti tiga bakal calon presidium sehingga proses penilaian dapat berjalan lebih fokus dan sesuai jadwal.
”Untuk pelaksanaannya karena satu hari, kami mulai sesi perdana pada pukul delapan pagi dan sesi terakhir pukul tiga sore,” katanya. Dedi menambahkan, pembagian sesi juga memudahkan KPA dalam mengatur alur pertanyaan dan penilaian terhadap para kandidat. Dengan skema tersebut, setiap calon memperoleh kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan serta menjawab pertanyaan dari tim penguji.
Meski begitu, para kandidat tetap diperbolehkan membawa materi presentasi dalam bentuk soft file maupun hard file. Materi tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan visi, misi, dan gagasan organisasi di hadapan tim penguji yang terdiri atas lima anggota KPA pada setiap sesi.
Setelah fit and proper test selesai, total ada 10 dari 12 kandidat yang lolos. Sejumlah wajah baru muncul, di antaranya Ibrohim Riqi, Achmad Ardiansyah, Rida Hartatik, Septian Eka Pratama, Yudis Fianta, Arya Teguh Prasetia. Sedangkan wajah lama, Muhammad Ali Rifki, Teddy Kresna Putra, dan Soni Taufik. ”Setelah pengumuman tersebut mereka bisa melakukan kampanye mulai 15 sampai 18 Juni nanti,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo