KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Bri Super League musim 2025/2026 dilewati Salim Tuharea dengan kerja ekstra. Dia harus melalui jalan yang terjal untuk mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Mulai mengalami cedera sampai harus mengambilkan performanya seperti musim 2024/2026.
Akibat itu, dia harus rela jumlah menit bermainnya menurun. Mantan pemain Madura United itu menghadapi, persaingan di posisi winger yang lebih ketat. Salim tampil sebanyak 16 laga dengan bermain 700 menit.
Angka tersebut jauh menurun dibandingkan musim 2024/2025. Saat itu, turun bermain sebanyak 26 laga dengan mengumpulkan 1.395 menit. Selama waktu itu berhasil mencetak enam gol untuk Singo Edan.
Baca Juga: Winger Arema FC Salim Tuharea Berjuang Akhiri Puasa Gol
Meski begitu, Salim memastikan tidak akan menyerah. Bagaimana perjalanan musim lalu dijadikan sebuah bekal untuk bangkit di kompetisi musim depan. Saat ini, dia jadi salah satu pemain muda yang akan tetap berada di tim.
”Ini jadi pelajaran saya untuk bisa mengejar performa lebih baik lagi,” ujar pemain berusia 22 tahun tersebut. Menurutnya, penampilan yang belum sesuai harapan disebabkan berbagai faktor. Seperti penyesuaian dengan nakhoda baru, persaingan winger yang cukup ketat dan sempat mengalami cedera.
Baca Juga: Jurus Salim Tuharea Atasi Tantangan Perbedaan Bahasa dengan Legiun Asing
Dirinya tidak memungkiri, untuk mendapatkan kesempatan berlaga di sektor tersebut tak semudah membalikkan telapak tangan. Dirinya tidak hanya bersaing dengan penggawa lokal, namun juga winger asing. Terlebih lagi, banyak dari mereka yang sedang dalam performa terbaik.
”Pasti saya akan lebih semangat lagi (menatap musim depan). Agar bisa terus mendapatkan kesempatan (bermain),” tambahnya. Dia tidak hanya menargetkan jam terbang yang lebih banyak. Namun juga ingin mengembalikan ketajamannya di depan gawang yang sempat menurun pada musim lalu. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho