RADAR MALANG-Rencana kembali bergulirnya Liga 1 Putri tahun ini belum membawa angin segar untuk Arema FC Women. Itu karena, belum ada informasi mengenai peluang tim Singo Edan Putri untuk berpartisipasi di kompetisi itu. Kabarnya, klub yang tampil di ajang itu berasal dari regional Banten, Jakarta dan Jawa Barat.
Terbatasnya tim peserta disebabkan beberapa alasan. Salah satunya, untuk mereduksi pengeluaran klub yang berpotensi membengkak saat menerapkan skema Super League. Selain itu, masih jadi bagian uji coba setelah off bergulir selama tujuh tahun.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Arema FC Women Fuad Ardiansyah memilih irit bicara. Saat ini, pihaknya masih belum bisa membagikan banyak informasi karena penyelenggaraan kompetisi itu masih abu-abu. Mereka memilih untuk menunggu informasi lebih lanjut dari penyelenggara.
”Kami masih menunggu rilis resmi, jadi belum bisa memberikan jawaban (soal kepastian Liga Putri),” ujar dia. Keputusan tersebut cukup beralasan. Itu karena, Ongis Nade Kodew sedang memprioritaskan tampil di Putaran Nasional Hydroplus Soccer League 2025/2026.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Pelatih Kepala Arema FC Women Nanang Habibi memilih untuk fokus ke kejuaraan terdekat. Itu karena, mereka ingin meraih hasil terbaik di Hydro Plus Soccer League musim ini. ”Sejak 10 Juni kami sudah memulai Training Center (TC) karena pertandingan Putaran Nasional akan digelar Juli mendatang,” tambahnya.
Sebagai informasi, dua tim Arema FC Women U-15 dan U-18 akan bertanding di putaran nasional untuk memperebutkan gelar juara musim 2025/2026. Untuk kategori U-15, tergabung di Grup A. Sementara untuk U-18 akan menempati Grup B. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo