Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bakal Perpanjang Waktu Pemulihan Cedera Pemain Arema FC, Ini Alasannya

M. Affan Fauzan • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB
KEHILANGAN: Betinho (biru) harus absen karena cedera kepala dan leher selama dua minggu ke depan.
KEHILANGAN: Betinho (kiri) musim lalu sempat absen karena cedera kepala dan leher selama dua minggu ke depan.

 MALANG KOTA-RADAR MALANG-Arema FC akan menerapkan pendekatan yang berbeda dalam menangani pemain yang mengalami cedera pada kompetisi musim depan. Manajemen Singo Edan tidak ingin jumlah pemain yang mengalami problem kaki meningkat. Salah satu langkah bakal diterapkan, memberi waktu pemulihan lebih panjang agar penggawa tim dipastikan pulih 100 persen.

 General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, pihaknya mendapat pelajaran berharga dari masalah berulang yang dialami Pablo Oliveira musim lalu. Menurutnya, proses pemulihan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Apabila dipaksakan kembali bermain sebelum pulih sepenuhnya, cedera tersebut berpotensi memicu masalah di bagian kaki lainnya.

 ”Kami harus lebih berhati-hati dalam menangani recovery pemain. Agar saat kembali, bisa benar-benar pulih seratus persen,” jelas dia. Pria yang akrab disapa Inal itu melihat, kondisi serupa sempat dikhawatirkan terjadi kepada Walisson Maia. Sebab, saat comeback kebugarannya masih mencapai 80 persen saja.

 Namun, penanganan cedera stoper berusia 34 tahun dilakukan lebih serius. Artinya, lampu hijau bermain diberikan berdasar dua hal. Pertama, hasil tes bekali-kali dilakukan fisioterapi. Kedua mempertimbangkan kondisi dalam diri pemain.

 Upaya tersebut, membuat kondisi Maia aman sampai akhir musim. Begitu juga dengan Achmad Maulana yang diparkir sampai akhir musim. Meski sajtinya berpotensi comeback berlaga di dua laga terakhir BRI Super League.

 Inal menambahkan, tim dokter dan fisioterapi Singo Edan akan memberikan jeda waktu yang lebih panjang kepada penggawa yang sedang menjalani pemulihan. Potensi untuk mempercepat comeback dirasa tidak akan diambil pada masa mendatang. Kecuali dalam situasi khusus membutuhkan atau tengah kurang pemain.

 ”Dengan cara tersebut harapannya kami bisa mempunyai pemain yang selalu tersedia di skuad,” kata pria asal Bogor tersebut. Menurutnya, penting untuk tim selalu dalam komposisi pemain yang komplet. Itu karena, bisa membuat Arema FC tampil dengan kekuatan terbaik di kompetisi.

 Inal melihat, performa yang baik akan membuat Arema FC mampu kompetitif dalam 34 pertandingan. Saat itu terjadi, salah satu target finish di posisi lebih baik dari musim lalu sangat mungkin diwujudkan. Dia percaya, Singo Edan punya skuad dengan pemain-pemain berkualitas. 

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memuji upaya yang dilakukan tim medis Singo Edan. Meski ada beberapa pemain yang cedera, mereka dilihat mampu membantu pemulihan dengan baik. ”Hal itu menjadi bekal yang penting untuk kompetisi mendatang,” katanya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#Pemulihan cedera pemain #Arema FC #Singo Edan