Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siswi Malang Bertekad Bangkit di Laga Kedua MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026

Galih R Prasetyo • Rabu, 24 Juni 2026 | 08:00 WIB
TETAP TERMOTIVASI: Tim MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars Malang berfoto bersama sebelum menjalani pertandingan perdana melawan Surabaya di Supersoccer Arena, Kudus, kemarin. (Foto: Galih R Prasetyo/Radar Malang)
TETAP TERMOTIVASI: Tim MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars Malang berfoto bersama sebelum menjalani pertandingan perdana melawan Surabaya di Supersoccer Arena, Kudus, kemarin. (Foto: Galih R Prasetyo/Radar Malang)

 KUDUS-RADAR MALANG-Hasil kurang bagus pada laga pertama MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars tak membuat siswi asal Malang kehilangan motivasi. Kekalahan 0-2 dari Surabaya dijadikan pelecut semangat untuk hadapi laga hari ini (24/6). Anak asuh Heri dijadwalkan akan melawan Jakarta di Supersoccer Arena, Kudus.

 ”Pastinya, saya dan teman-teman tetap optimistis. Hasil hari ini (kemarin) tak membuat tim menyerah,” kata kapten Tim MilkLife Soccer Challenge All-Stars Malang Ananda N.D Berlian. Menurutnya, dua laga sisa di fase grup akan dimaksimalkan untuk bisa lolos dari fase grup. Baginya, tim akan terus berjuang.

 Sebelum menghadapi laga hari ini, dia dan rekan-rekannya sudah mengantongi kekurangan di pertandingan pertama. Salah satunya, tim belum bermain kompak. Khususnya saat menggalang pertahanan.

 ”Pada babak pertama kami kurang kompak saat bertahan dan kurang melihat bagaimana posisi antar pemain,” katanya. Akibat itu, lawan beberapa kali mendapatkan peluang. Lalu, mampu menciptakan gol pada interval pertama laga dan kedua pertandingan.

 Tim All-Stars Malang sejatinya tampil menekan pada awal babak pertama. Langsung mengancam melalui aksi Ananda dengan tembakan jarak jauh. Tapi, setelah laga berjalan 15 menit situasi berubah.

 Tim All-Stars Surabaya beberapa kali mengancam gawang Evania M. Setelah itu mencetak gol melalui tembakan jarak jauh Jessicha. Lalu, pada babak kedua menambah keunggulan lewat aksi Agnia N.F Rohman.

 Asisten Pelatih Tim MLSC All-Stars Malang Syamsul Huda tak menampik anak asuhnya tampil kurang maksimal. Satu penyebabnya, menurunnya kondisi fisik para pemain tim. Kondisi itu berakibat sulit melakukan koordinasi saat menyerang dan bertahan.

 ”Instruksi dari pelatih jadi tak bisa dijalankan dengan baik,” katanya. Anak asuhnya, kesulitan untuk menyamakan kedudukan. Alhasil harus mengakui keunggulan Surabaya. 

Meski begitu, dia pastikan anak asuhnya akan terus berjuang. Kesempatan untuk lolos ke fase selanjutnya dilihat belum tertutup. ”Kami akan kembali berjuang besok (hari ini),” kata dia. (gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#MLSC 2026 #MilkLife Soccer Challenge All Stars #Sepak bola Putri