RADAR MALANG-Cabor Kabaddi Kota Malang tidak sekadar memanfaatkan berbagai kejuaraan untuk menambah pengalaman sekaligus jam terbang atlet. Lebih dari itu, mereka juga membawa misi untuk meraih hasil terbaik. Itu karena, atlet yang tampil dengan performa maksimal mendapatkan peluang untuk masuk dalam seleksi pelatihan daerah Jatim.
Pelatih Kabaddi Kota Malang David Rinekso Pribadi menjabarkan, kesempatan bertanding di berbagai kejuaraan harus dimaksimalkan. Itu karena, pantauan dari tim pusat pelatihan daerah bisa terjadi di mana saja. Tidak hanya saat kejuaraan terbuka, namun juga di ajang resmi yang digelar Kabbadi Jawa Timur.
”Apabila mereka berhasil tampil bagus, membuka kesempatan bagi beberapa atlet untuk masuk program pembinaan Jatim,” ujar dia. David menjelaskan, peluang untuk menjadi bagian dari kontingen Jatim terbuka untuk seluruh atlet dari berbagai daerah, termasuk Kota Malang. Itu karena, pemilihan atlet didasarkan pada konsistensi hasil mereka saat bertanding.
Menurutnya, kesempatan mengikuti pemusatan pelatihan daerah tidak boleh disia-siakan begitu saja. Sebab, program latihan yang diberikan berbeda dibandingkan dengan saat di cabor. Selain itu, para atlet bisa mendapatkan ilmu baru dari pelatih lebih berpengalaman dan dari atlet lain yang memiliki jam terbang tinggi.
Beruntung, Kabaddi Kota Malang memiliki modal positif tahun ini. Mei lalu mereka berhasil meraih tiga medali di Kejurprov Jatim 2026. ”Kami ingin meneruskan hasil positif ini pada kejuaraan Pantai Kabbadi di Situbondo, September mendatang,” tambah dia. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo