MALANG KOTA, RADAR MALANG – Johan Ahmat Farizi dan Dendi Santoso akan melanjutkan masa pengabdiannya Bersama Arema FC musim depan. Dua pemain itu mendapatkan perpanjangan kontrak selama semusim. Itu membuat John-sapaan Johan Ahmat Farizi-menjadi bagian tim selama 14 tahun.
Sedangkan untuk Dendi Santoso, perpanjangan kontrak itu akan membuatnya jadi salah satu pemain tanah air terlama membela satu klub. Dia sudah berkostum Arema FC selama 18 tahun sejauh ini. Lantas, apa alasan manajemen Arema FC mempertahankan figur senior dalam skuad musim 2026/2027?
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, dua pemain tersebut merupakan symbol loyalitas di skuad Singo Edan. John dan Dendi terus menunjukkan kontribusi penting sejak era Indonesia Super League (ISL) sampai Super League. Tak hanya terkait teknis, tapi juga membantu pelatih membuat tim tetap kompak, solid, dan menjaga karakter Malangan.
”Selain kualitas di lapangan, mereka juga memahami kultur klub dan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda,” kata pria yang akrab disapa Inal tersebut. Menurutnya, motivasi dan profesionalitas keduanya pada usia yang masuk kepala tiga kendur. Selalu berusaha memberikan terbaik untuk Singo Edan.
Baca Juga: Pastikan Kapten Singo Edan Johan Ahmad Farizi Tidak Mengalami Problem Kesehatan Baru
Berangkat dari hal tersebut, Inal melihat keberadaan keduanya sangat krusial bagi tim. Menurutnya sebagai pemain yang jadi bagian tim sejak Akademi Arema, mereka tahu bagaimana harus bermain dengan karakter Singo Edan. Alhasil, bisa bantu pelatih menjaga standar level permainan dan profesionalitas berkostum Arema FC.
Inal menjabarkan, perpaduan antara pemain senior dan pemain muda menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas tim. Sebab, setiap klub membutuhkan figur pemimpin yang mampu memberikan arahan. Terutama saat menghadapi periode sulit selama mengarungi kompetisi.
Baca Juga: Dendi Santoso-Dalmiansyah Matutu Wujudkan Mimpi Punya Lapangan Sepak Bola
”Dengan pengalaman yang dimiliki, pemain senior dapat membantu menjaga kekompakan dan atmosfer positif di ruang ganti,” katanya. Hal tersebut sangat dibutuhkan tim pelatih Arema FC. Itu menyusul, mereka membutuhkan penghubung atau jembatan untuk menerjemahkan apa yang jadi keinginannya.
Pada kompetisi musim 2025/2026, John bermain selama 28 kali dalam 34 laga Arema FC. Mencatatkan empat assist. Sedangkan Dendi Santoso bermain dalam 14 laga Arema FC.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, Dendi dan John tak hanya jadi figur senior. Secara teknis, keduanya juga masuk dalam skema permainannya. ”Kami akan mengandalkan semua pemain yang ada di tim dalam setiap pertandingan. Mereka punya tugas bantu tim menang,” kata dia (zan/gp)
Editor : A. Nugroho