Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Mengulang Formula Penjaga Gawang Musim 2020 Menggunakan Empat Kiper Lokal

M. Affan Fauzan • Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:44 WIB
FULL KIPER LOKAL: Syahrul Trisna dan Erlangga Setyo bakal berkolaborasi dengan Ady Satryo serta Gianluca Pandeynuwu pada kompetisi musim depan.
FULL KIPER LOKAL: Syahrul Trisna dan Erlangga Setyo bakal berkolaborasi dengan Ady Satryo serta Gianluca Pandeynuwu pada kompetisi musim depan.

KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG – Komposisi kiper Arema FC pada kompetisi musim 2026/2027 bakal full lokal. Ady Satryo, Gianluca Pandeynuwu, Syahrul Trisna, dan Erlangga Setyo bakal jadi andalan tim. Skuad penjaga gawang tim itu mengulang saat Singo Edan mengarungi kompetisi musim 2020.

Saat itu, Arema FC mengandalkan Kurniawan Kartika Ajie, Utam Rusdiana, Teguh Amiruddin, dan Andriyas Francisco. Setelah musim 2020, Singo Edan selalu memasukkan kiper asing dalam skuad tim. Adilson Maringa pada musim 2021/2022 dan 2022/2023, lalu gunakan Julian Schwarzer, dan Lucas Frigeri pada kompetisi selanjutnya (selengkapnya baca grafis).

Selama era Liga 1, Arema FC tercatat tiga kali gunakan full kiper lokal untuk mengarungi kompetisi. Selain musim 2020, Singo Edan memercayai komposisi penjaga gawang lokal pada musim 2017 dan 2019.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi meyakini kualitas penjaga gawang lokal mampu bantu tim. Penilaian itu berdasar kepada kemampuan teknis maupun mental bertanding. ”Musim lalu tim juga memberikan kesempatan bermain kiper lokal (Adi dan Gianluca), buktinya mampu perform dengan baik,” ujar dia. 

Baca Juga: Ady Perpanjang Kontrak, Gianluca Lanjutkan Peminjaman, Arema FC Percaya Kiper Lokal

Pada kompetisi musim 2025/2026, Adi Satryo berhasil menyamai torehan clean sheet Lucas Frigeri. Mampu empat kali nirbobol dalam empat laga. Angka tersebut semakin spesial karena pemain berusia 24 tahun itu tampil dengan jumlah laga yang lebih sedikit dibanding Frigeri. Tampil 14 pertandingan, dengan jumlah kebobolan 13 gol. 

Singo Edan juga beberapa kali mengandalkan Gianluca Pandeynuwu. ”Sedangkan bergabungnya Syahrul dan Erlangga menambah kualitas. Keduanya punya potensi dan pengalaman (dengan Timnas),” katanya. 

Menurut Inal dengan kualitas kiper lokal yang tak berbeda jauh memberi banyak keuntungan. Seperti, tim pelatih punya lebih banyak opsi dan menghadirkan persaingan positif yang membuat kiper sama-sama meningkat. Bisa memaksimalkan komposisi asing di posisi lain.

”Kedalaman skuad yang baik di posisi kiper akan bagus untuk menghadapi kompetisi musim depan,” tambah Inal. Menurutnya, tak sulit melakukan rotasi. Khususnya, saat ada yang harus absen atau bermain di dua kompetisi.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Arema FC: Adi Satryo dan Gianluca Pandeynuwu Tetap Berbaju Singo Edan

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos melihat kemampuan individu kiper lokal sangat bagus. Itu membuatnya tak ragu memberikan kesempatan. ”Mereka menunjukkan performa yang konsisten musim lalu. Tim jadi memiliki banyak opsi (penjaga gawang) yang bisa diturunkan saat pertandingan musim depan,” tambahnya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#2026/2027 #Adi dan Gianluca #Arema FC #Kiper