Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Analis Pertandingan Baru Arema FC Matheus Jalin Kolaborasi Kedua dengan Marcos Santos  

M. Affan Fauzan • Senin, 6 Juli 2026 | 14:00 WIB
BISA CEPAT TUNE-IN: Pelatih Analis Arema FC Matheus Lacenda (tengah) memperkenalkan diri kepada elemen tim Singo Edan dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, beberapa waktu lalu. (Foto: Darmono/Radar Malang)
BISA CEPAT TUNE-IN: Pelatih Analis Arema FC Matheus Lacenda (tengah) memperkenalkan diri kepada elemen tim Singo Edan dalam sesi latihan di Dreams Football Pitch, Pakis, beberapa waktu lalu. (Foto: Darmono/Radar Malang)

 KABUPATEN RADAR MALANG- Meski baru pertama berkarier di Indonesia, Pelatih Analis Arema FC Matheus Lacenda diyakini tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Pria asal Brasil tersebut bisa cepat tune-in karena bukan pertama kali bekerja sama dengan Marcos Santos. Dia sempat jadi bagian staf kepelatihan tim Serie B Brasil, Clube Nautico Capibaribe yang dinakhodai Marcos pada musim 2024/2025.

 Perekrutan Matheus ke Arema FC juga atas rekomendasi dari Marcos. Pelatih berusia 46 tahun itu percaya, Matheus sosok tempat mengisi posisi analis tim. Bisa membantu pekerjaan tim pelatih Singo Edan.

 ”Saat itu Coach Marcos dan Coach Andre berbicara dengan saya mengenai kebutuhan analis di Arema FC, kemudian saya menyepakati persyaratannya,” ungkap Matheus. Menurutnya, bekerja sama dengan dua sosok tersebut setelah kali terakhir pada 2025 dilihat jadi hal bagus. Karena sudah saling mengenal satu sama lain.

 Pengalaman selama satu tahun itu membuatnya memahami karakter dan metode kepelatihan Marcos maupun Andre. Karena itu, dia antusias kembali bekerja sama dengan keduanya, meski kini berada di klub yang berbeda. Hal tersebut juga dinilai Matheus memudahkannya beradaptasi saat berada di Indonesia.

 Selain itu, dia juga mendapatkan informasi mengenai Super League dari pembicaraan dengan Andre. Dia sejatinya baru mengetahui kalau Indonesia memiliki liga yang kompetitif. Sehingga setiap tim membutuhkan pelatih khusus untuk membantu tim bersaing di papan atas.

 Saat ditanyai wartawan koran ini, Matheus tak hanya fasih bahasa Portugis. Dia mengungkapkan, punya kemampuan bahasa Inggris yang terasah karena pernah berkiprah di Eropa. Tepatnya saat menjadi analis di klub Liga Portugal, Abambres Sport Club dan saat menjadi konsultan sepak bola profesional.

 Dia berharap, dengan pengalamannya berkarier sebagai analis sejak 2024 bisa mendorong Arema FC tampil lebih kompetitif. Menurutnya, pendekatan data dan scientific dapat mengubah tim sepak bola menjadi lebih baik secara performa maupun hasil. Dia yakin, cepat tune-in dengan atmosfer klub baru saat bekerja sama dengan orang yang sudah dikenal.

Di tempat terpisah, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, keberadaan analis tidak hanya penting untuk elemen tim saja. Lebih jauh, juga memudahkan klub dalam membaca strategi lawan. ”Kehadiran Matheus akan memperkuat fondasi tim pelatih menghadapi ketatnya persaingan musim depan,” pungkasnya. (zan/gp)

Editor : Galih R Prasetyo
#transfer Arema FC #Analis Pertandingan #Matheus Lacenda #Arema FC