KEPANJEN - Kejuaraan sepatu roda Jatim Open 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur mencetak sejarah baru. Kejuaraan nasional tersebut menjadi pelopor dalam penerapan teknologi manajemen pertandingan berbasis web. Teknologi tersebut dikembangkan salah satu anggota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang.
Ketua Perserosi Kabupaten Malang Priyo Sudibyo menyampaikan, teknologi pencatatan waktu yang diadopsi dari dunia balap sepeda tersebut menjamin fairplay tingkat tinggi, sehingga tidak ada kecurangan.
“Kecepatan dan akurasi sistem mampu menangkap selisih waktu hingga hitungan detik. Jarak sekian milimeter selisih roda di garis finish pun dapat terdeteksi dengan sangat transparan,” ujarnya ditemui di Stadion Kanjuruhan kemarin (10/7).
Kejuaraan tersebut berhasil menyedot antusiasme atlet sepatu roda dari seluruh Indonesia. Tercatat 2.436 peserta dari 133 tim di seluruh Indonesia yang mengikuti pertandingan tersebut. Ada lima disiplin sepatu roda yang diikuti peserta selama tiga hari, yakni 10-12 Juli 2026.
“Hari ini (kemarin, 10/7) ada speed di lintasan sepatu roda Stadion Kanjuruhan, freestyle di GOR Kanjuruhan. Kemudian besok ada RX di GOR Kanjuruhan dan skateboard di Apocalypse Park Pakis. Terakhir Minggu untuk disiplin agresif,” imbuhnya.
Mereka akan bertanding di 26 nomor lomba. Yakni 13 nomor putra dan 13 nomor putri. Misalnya nomor sprint 1.000 meter dan sprint 500 meter + distance (D).
“Kami juga mendatangkan 16 atlet terbaik peraih medali di PON (Pekan Olahraga Nasional) dan SEA Games,” imbuhnya.
Sistem manajemen berbasis web tersebut juga mengawal seluruh tahapan kompetisi. Mulai proses pendaftaran hingga hasil perlombaan secara real-time. Selain akurasi data, dia mengatakan, penonton juga bisa memantau hasil perlombaan dan papan klasemen yang langsung muncul secara instan setelah laga selesai.
Sebab, pertandingan tersebut disiarkan secara langsung dengan standar visual dan grafis dinamis layaknya siaran MotoGP. Hal tersebut diterapkan demi menjaga transparansi dan meningkatkan kualitas visual olahraga sepatu roda tanah air.
“PON dan SEA Games nanti akan menerapkan teknologi ini,” ucapnya.
Dia menyebut, event berskala nasional ini dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hari ini (11/7). Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil serta Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Porserosi Velix Vernando Wanggai juga dijadwalkan hadir.(yun/dan).
Editor : Mahmudan