KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG - Pemain asing baru Arema FC banyak melewatkan sesi latihan awal tim. Mereka absen menempa diri dengan skuad Singo Edan sejak 2 Juli lalu. Meski begitu, manajemen Arema FC memastikan kebugaran keempat legiun impor anyar dalam kondisi bagus.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menjabarkan, tim pelatih memiliki alasan khusus mengapa fokus meningkatkan fisik penggawa lokal lebih dahulu. Itu karena, kondisi kebugaran amunisi asing anyar sudah tunjukkan grafik positif. Mereka sudah menjalani program fisik secara mandiri maupun kolektif saat bersama klub lamanya.
”Empat pemain asing kami baru saja dalam periode jeda kompetisi. Jadi jarak mereka (latihan) dengan kedatangan di Malang tidak jauh,” katanya. Menurutnya, situasi tersebut sangat bagus untuk persiapan Arema FC selama pramusim 2026/2027. Itu karena, tim pelatih tidak perlu memberi latihan khusus kepada penggawa asing baru untuk menjalani proses penyesuaian fisik.
Inal, sapaan akrab Yusrinal, mengungkapkan, fokus pemain asing baru adaptasi taktik setelah tiba di Malang. Itu karena, keempatnya perlu memahami skema permainan yang diusung Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Mereka juga wajib meningkatkan chemistry dengan para pemain lama dalam waktu singkat.
Arema FC berencana berangkat ke Bandung untuk mengikuti Piala Presiden 2026 pada 22 Juli mendatang. Singo Edan akan menjalani laga pertama di turnamen tersebut pada 25 Juli. ”Kami menargetkan seluruh skuad bisa komplet sebelum penyelenggaraan Piala Presiden tahun ini (25 Juli mendatang),” jelasnya.
Perlu diketahui, kompetisi Liga Brasil khususnya di Serie A dan Serie B sedang dalam masa interseason atau jeda paruh musim. Itu terjadi sejak 1 Juli sampai 21 Juli mendatang. Sementara bulan sebelumnya liga diliburkan untuk menyambut gelaran Piala Dunia 2026.
Di tempat terpisah, Pelatih Fisik Arema FC Carlos Airon menjelaskan, kalau pemain asing baru dalam kondisi bagus. Mereka tidak mengalami kendala berarti saat menjalani kompetisi di Brasil musim lalu. Dia pastikan, klub memilih pemain anyar tak sembarangan.
”Kami selalu memantau perkembangan mereka (di Brasil). Itu dilakukan agar saat berada di Malang tinggal menyesuaikan lingkungan dan aspek tactical saja,” pungkasnya. Berdasar data yang dia terima, menunjukkan grafik positif selama menjalani latihan mandiri. Dia yakin, sudah dalam kondisi bagus saat gelaran Piala Presiden nanti. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho