RADAR MALANG- Tarung Derajat Kota Malang sedang mempersiapkan atlet untuk bertanding di Kejurprov Jatim 2026 pada Agustus mendatang. Mereka tidak hanya mengincar prestasi di kejuaraan tingkat regional tersebut. Tarung Derajat Kota Malang juga memanfaatkan ajang itu untuk melihat perkembangan atlet baru.
Pelatih Tarung Derajat Kota Malang Dendi Mardiansyah menjabarkan, seusai Porprov Jatim 2025 banyak anak asuhya yang harus pensiun karena regulasi batasan usia. Itu mengakibatkan, cabor melakukan regenerasi atlet andalan yang akan berlaga di kejuaraan bergengsi 2026 sampai 2028. Dia melihat, ajang Kejurprov Jatim nanti bisa menjadi wadah untuk mengukur hasil latihan para atlet.
”Kami akan menurunkan atlet dengan batasan usia yang sama seperti Porprov Jatim,” ujar dia. Langkah tersebut diambil agar atlet Tarung Derajat Kota Malang terus berkembang dan meningkatkan mentalitas bertanding. Dendi melihat, tidak banyak kejuaraan regional yang tersedia dalam beberapa bulan terakhir.
Dia memastikan, target utama Tarung Derajat Kota Malang adalah mengukur kemampuan atlet. Ingin melihat apakah mereka mampu bersaing dengan kontingen lain, lalu memperbaikinya saat ada kekurangan. Mengingat banyak atletnya yang masih duduk di bangku SMP dan SMA.
”Pemantauan atlet tersebut untuk rencana jangka panjang. Menurut kami, keberhasilan meraih banyak medali dan juara umum hanya bonus,” jelasnya. Tapi, pihaknya masih menanti kejelasan tanggal pelaksanaan dan kategori yang dipertandingkan saat Kejurprov Jatim 2026. (zan/gp)
Editor : Galih R Prasetyo