KABUPATEN MALANG, RADAR MALANG – Gelandang Arema FC Matheus Blade tidak sabar kembali berlaga di Piala Presiden 2026. Pemain berusia 29 tahun tersebut tak hanya ingin kembali berlaga dengan kostum Singo Edan. Dia juga punya misi membantu tim meraih hasil lebih baik dalam turnamen pramusim tersebut.
Pesepak bola asal Brasil itu tak menampik, capaian di Piala Presiden tahun lalu tak bagus. Apalagi Singo Edan datang ke turnamen dengan status juara bertahan. Pada tahun 2025 lalu, Arema FC terhenti di fase grup. Dendi Santoso cs hanya meraih satu poin dari dua laga. Bermain imbang dengan Tim Indonesia All-Stars, lalu kalah saat melawan Oxford United FC. Dalam pertandingan itu kemasukan enam gol.
”Kami pasti akan tampil lebih baik. Karena kerangka tim tidak banyak berubah untuk musim depan,” ujar pemain bernomor punggung 26 itu. Menurutnya, Singo Edan masih mempunyai banyak pemain berkualitas. Baik itu yang mengisi lini belakang, tengah, sampai depan.
Baca Juga: Matheus Blade Senang Lihat Belanja Pemain Arema FC, Singgung Modal Juara
Selain itu, dia melihat dengan skuad berisi pemain yang sudah saling mengenal membuat tim lebih mudah untuk membentuk kembali chemistry. Elemen tim, hanya perlu beradaptasi dengan sejumlah penggawa lokal dan asing yang baru datang pada bulan ini.
Baginya, hasil bagus di Piala Presiden mempunyai efek positif sebelum berlaga di Super League 2026/2027. Itu karena, saat hasil yang diperoleh positif, para pemain menjadi lebih termotivasi untuk mengarungi pertandingan selama satu musim. Bukan tidak mungkin, dapat mendongkrak moral tim untuk mewujudkan target lima besar.
Baca Juga: Analis Arema FC Matheus Lacerda Dapat Peran Tambahan sebagai Scouting Pemain Anyar
Dia memastikan, Arema FC tidak akan menjadi tim penghibur di Piala Presiden. Seluruh elemen tim pasti menginginkan hasil terbaik selama mengikuti kejuaraan tersebut. Tak terkecuali meraih title kelima. ”Arema FC mengikuti kejuaraan ini (Piala Presiden) untuk menang. saya pikir semua pemain punya pemikiran yang sama,” imbuhnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho